Pentingnya Pendidikan Karakter yang Baik di Lingkungan Sekolah

0
239

Penanaman pendidikan karakter sangat penting, apalagi pendidikan karakter yang baik dari usia dini. Di sini peran orang-orang sekitar anak seperti peran orang tua dan guru yang sangat mempengaruhi karakter anak. Apalagi pergaulan yang mempunyai dampak yang cukup besar kepada anak.

Sebagai orang tua harus memperhatikan pergaulan anak dan memberi pengertian kepada anak terkait mana teman yang baik dan buruk untuk diajak berteman. Akan tetapi sebagai seorang orang tua, pasti sangat sulit untuk memberi pengertian itu karena sebagian besar waktu anak dihabiskan untuk bergaul dengan teman, apalagi saat di sekolah.

Ketika di rumah, orang tua yang memberi pengertian tentang pendidikan karakter, maka di sekolah gurulah yang bertanggung jawab tentang pendidikan karakter tersebut. Tapi sebelum kita bahas lebih lanjut, kita harus tahu lebih dulu apa pendidikan karakter itu.

Seperti semboyan yang dibuat Ki Hajar Dewantara yaitu, ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani yang memiliki makna tentang pentingnya memberi teladan, semangat, dan dorongan dari seorang yang tahu kepada orang lain yang kurang tahu. Seperti itulah kita bisa mengajarkan pendidikan karakter kepada anak, yaitu dari memberi teladan, menyemangatinya, dan mendorongnya ke suatu yang baik. Karena anak itu meniru yang baik.

Lalu bagaimana cara mempraktikkannya kepada anak sebagai seorang orang tua dan guru?

Kita bisa mempraktikkannya dengan memperbaiki perilaku kita dulu sebagai orang tua dan guru tentunya. Dari cara kita yang menyapa dan cara kita berbicara dengan orang yang lebih tua dan banyak lagi hal kecil yang dapat kita praktikkan.

Jika seorang anak melihat, hal pertama yang dia lakukan adalah akan menirunya. Jika anak itu melakukannya secara terus-menerus dan menjadi kebiasaan. Maka anak itu sedikit demi sedikit akan menumbuhkan karakter yang baik itu.

Contoh penerapannya jika di rumah, yaitu dengan cara menunjukkan kebiasaan untuk berbahasa dengan sopan dan santun kepada orang tua. Sedangkan contoh penerapan  di sekolah, yaitu dengan membiasakan anak untuk bersalaman saat bertemu dengan guru.

Lalu bagaimana kita bisa mengubah karakter anak yang buruk menjadi karakter yang baik?

Hakikatnya semua anak itu ingin diperhatikan dan selalu ingin diberi kasih sayang. Biasanya anak-anak yang memiliki sifat dan karakter yang buruk memiliki trauma yang dalam. Contohnya anak yang selalu diam di kelas dan jika ditanya, dia sangat sensitif dan mudah menangis. Mungkin saja dia mempunyai masalah yang dipendam sendiri. Contoh yang lain, anak yang suka membully, biasanya dia itu kurang akan perhatian di rumah. Anak yang seperti ini harus diberi perhatian dan pengertian yang lebih.

Berikut beberapa cara untuk mengubah karakter anak yang buruk menjadi karakter anak yang baik:

Komunikasi yang efektif

Sangat penting untuk berkomunikasi dengan anak secara terbuka dan jujur. Dengarkan apa yang menjadi keluh kesahnya dengan baik, serta berikan dorongan positif dan penjelasan mengenai konsekuensi dari perilaku buruk yang mereka tampilkan

Berikan contoh yang baik

Anak-anak cenderung meniru perilaku orang dewasa yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk menjadi contoh yang baik dengan menunjukkan perilaku yang positif.

Berikan batasan dan aturan yang jelas

Anak-anak perlu memiliki batasan dan aturan yang jelas untuk mengarahkan perilaku mereka dan tetaplah konsisten dalam memberlakukan aturan dan konsekuensinya.

Dorong kegiatan yang positif

Ajaklah anak untuk terlibat ke dalam kegiatan yang positif seperti kegiatan sosial, seni atau olahraga. Hal ini dapat membantu anak mengembangkan minat dan bekat mereka serta dapat mengalihkan perhatian mereka dari perilaku yang buruk.

Berikan pujian dan penghargaan

Berikanlah pujian dan penghargaan ketika anak melakukan perilaku yang baik. Itu dapat memotivasi anak untuk selalu melakukan perilaku tersebut

Dorong untuk berempati dan bertanggungjawab

Ajarkan anak untuk memahami perasaan orang lain dan bertanggung jawab terhadap tindakannya. Hal ini akan membantu anak untuk lebih peduli dan belajar untuk bertanggung jawab atas semua tindakan mereka.

Bimbingan konsisten dan libatkan profesional jika perlu

Penting untuk memberikan bimbingan yang konsisten dan jika anak memiliki masalah perilaku yang serius, penting untuk mencari bantuan dari profesional. Hal ini dapat membuat mereka terbantu untuk membiasakan mereka untuk berperilaku yang baik.

Ingatlah bahwa perubahan karakter itu membutuhkan waktu yang berbeda-beda untuk muncul. Jadi selalu berikan dukungan, kasih sayang dan kesempatan kepada anak untuk tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang baik dan tangguh.

Penting untuk memberikan pendidikan karakter yang baik kepada anak sejak usia dini. Orang tua dan guru berperan penting dalam membentuk karakter anak. Pergaulan juga berpengaruh besar. Orang tua dan guru perlu bekerja sama untuk mengajarkan nilai-nilai dan sikap positif kepada anak. Tujuannya adalah agar anak dapat menjadi pribadi yang bertanggung jawab, menghargai perbedaan, dan memberi kontribusi positif kepada masyarakat. (Nila Nur Afifah)

 

Penulis adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2023, FKIP- Universitas PGRI Ronggolawe dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini