Penerapan Pengembangan Diri di Lingkungan Sekolah Dasar

0
808

Pengembangan diri adalah suatu proses usaha seseorang dalam meningkatkan kemampuan diri melalui beberapa teori, latihan dan bimbingan yang dilakukan secara terus-menerus hingga mencapai hasil yang diinginkan. Menurut Marmawi (2009), pengembangan diri adalah suatu proses meningkatkan kemampuan atau potensi, dan kepribadian, serta sosial-emosional seseorang agar terus tumbuh dan berkembang.

Adanya pengembangan diri di lingkungan sekolah dasar ini bermaksud untuk memberikan kesempatan kepada para siswa agar dapat mengembangkan minat dan bakat yang sudah ada pada diri siswa tersebut. Dimana siswa sekolah dasar dapat memilih apa yang mereka inginkan tanpa paksaan sesuai bimbingan pihak yang bertanggung jawab. Pengembangan diri ini memiliki tujuan memberikan pendidikan, pelatihan dan bimbingan yang sesuai dengan minat dan bakat para siswa sekolah dasar, tanpa adanya unsur pemaksaan didalamnya.

Sudah seharusnya pengembangan diri diterapkan sejak dini seperti pada anak Sekolah Dasar. Kegiatan pengembangan diri bisa dilakukan melalui program kegiatan ekstrakurikuler. Karena kegiatan ekstrakulikuler secara tidak langsung dapat memberikan pengaruh terhadap pengembangan diri siswa sekolah dasar. Pengembangan diri berupa kegiatan ekstrakulikuler seperti yang diterapkan SDN Bogorejo terhadap peserta didiknya, diantaranya ekstra tari yang dapat mengembangkan bakat anak dalam menari sekaligus melestarikan kebudayaan bangsa, dan juga ekstra voli bisa melatih siswa meningkatkan kemampuan untuk mengontrol bola dengan efisien sehingga mahir dalam menguasai teknik permainan, dan mendapat kesempatan mengikuti perlombaan untuk meraih prestasi.

Penulis: Mazidah Zakiyah

Penulis adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2023, FKIP-Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini