Membangun Karakter Disiplin Siswa Melalui Pembiasaan Sholat Dhuha

0
261

(Dokumentasi Pribadi)

Pendidikan karakter dalam sebuah lembaga pendidikan sangat penting dan dibutuhkan. Pendidikan karakter diharapkan mampu menghasilkan generasi yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kecerdasan emosional dan spiritual.

Untuk membentuk pribadi berkarakter tersebut dapat melalui kebiasaan-kebiasaan yang baik dan bermanfaat. Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salafiyah Padasan mempunyai salah satu program untuk membentuk karakter disiplin siswa melalui pembiasaan sholat dhuha berjamaah di sekolah.

Sholat dhuha adalah salat sunah yang dilakukan seorang muslim ketika waktu dhuha. Waktu dhuha adalah waktu ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya hingga waktu dhuhur. Jumlah rakaat dhuha yaitu 2,4,6,8 tergantung orang yang melakukannya.

Sebelum memulai sholat dhuha, bapak/ibu guru menertibkan siswa-siswi untuk daim dan tidak berbicara sendiri. Hal ini dilakukan agar para siswa lebih khusyuk dalam melaksanakan sholat.

Wujud karakter disiplin dapat dibuktikan pada saat pukul 07.00 WIB, para siswa mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 langsung bergegas menuju masjid untuk melakukan sholat dhuha berjamaah. Meskipun masih terdapat perbedaan antara kelas rendah dengan kelas tinggi. Misalnya, kelas 1 dan 2 belum terbiasa dengan kegiatan tersebut, karena mereka masih dalam tahap pembentukan karakter siswa yang beriman dan bertaqwa. Berbeda dengan kelas tinggi, karakter mereka sudah muncul dan terbentuk.

Imam Sibaweh, selaku guru agama berpesan kepada murid-muridnya agar tidak pernah melewatkan sholat dhuha apapun keadaannya. Hal ini dikarenakan sholat dhuha merupakan sunnah yang penuh dengan keutamaan dan membawa pahala yang berlimpah. Mulai dari pahala serupa sedekah dan dosa yang terampuni.

Banyaknya manfaat yang diperoleh dari pembiasaan sholat dhuha, penulis menyarankan untuk setiap sekolah dasar baik negeri maupun swasta agar menerapkan kegiatan sholat dhuha berjamaah sebelum memulai pembelajaran. Hal ini dapat menjadi salah satu alternatif dalam membentuk karakter disiplin siswa.

Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa karakter disiplin mempunyai nilai yang sangat penting untuk membentuk pribadi siswa yang taat aturan tata tertib sekolah. Jika seluruh warga sekolah menerapkan disiplin dengan baik, hal ini akan menjadi wujud suatu kehidupan yang disiplin di sekolah dan nantinya akan berimbas di kehidupan masyarakat.

Penulis: Liva Nur Afifah

Penulis adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2023, FKIP-Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini