Pandemi COVID-19 yang terjadi di Indonesia menimbulkan berbagai risiko di seluruh dunia, terutama di Indonesia. Pandemi ini membawa dampak di seluruh bidang kehidupan salah satunya bidang pendidikan. Adanya pandemi tersebut menyebabkan seluruh pendidikan dilakukan secara daring (online). Pembelajaran seperti ini tentunya juga membawa berbagai dampak positif dan negatif bagi siswa. Banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pendidikan di masa pandemi ini, antara lain bagi guru, siswa, orang tua, maupun pemerintah. Dalam masa pandemi ini siswa diharapkan secara mandiri untuk belajar sendiri di rumah. Adanya berbagai keluhan dan kesulitan baik bagi siswa maupun orang tua membuat orang tua mencari berbagai bimbingan belajar yang dapat membantu proses pembelajaran.
Lembaga Bimbingan Belajar yang saat ini cukup terkenal di wilayah Kelurahan Gedongombo Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban adalah Rumah Belajar Al-Jazilah. Bimbingan belajar ini didirikan di bulan Juli 2021 pada saat masih terjadi pandemi COVID-19. “Pada masa pandemi COVID-19 orang tua dan siswa resah karena tidak diperbolehkan mengadakan kegiatan pembelajaran di sekolah karena disebabkan kesehatan adalah hal yang utama pada saat itu, dengan alternatif diadakan pembelajaran daring di rumah. Namun, ternyata banyak orang tua yang kesulitan untuk mendampingi Belajar Putra/Putrinya di karenakan minimnya pengetahuan orang tua tentang materi pelajaran anak pada saat itu. Dengan permasalahan tersebut saya berinisiatif membuat bimbingan belajar yang bertujuan membantu siswa untuk bisa belajar dan memahami materi pelajaran di sekolah”, Ungkap owner Rumah Belajar Al-Jazilah, Siti Kholifah S.Pd. Bimbingan belajar ini peminatnya cukup banyak di mana telah ada 200 lebih siswa yang bergabung. “Pada awal pendirian kendala yang muncul adalah ruang kelas yang terbatas sedangkan peminatnya cukup banyak”, sambung pemilik bimbingan belajar Rumah Belajar Al-Jazilah.
Pada umumnya yang menjadi siswa pada lembaga bimbel ini mulai dari siswa TK/RA, SD, SMP, dan para ibu mengaji. Selain itu, bimbingan belajar dengan total mentor 20 orang ini juga membuka kursus Bahasa Inggris atau yang dikenal dengan English Course bagi semua jenjang kelas 1-6 SD. Bimbingan belajar ini juga menyediakan privat dimana mentor datang kerumah masing-masing siswa. Terkait dengan pembayaran SPP dilakukan setiap satu minggu sekali. Pembayaran disesuaikan dengan jenis bimbingan yang diambil. Untuk kelas reguler bimbingan diadakan satu minggu 4 hari dengan durasi waktu 60 menit di setiap pertemuan. Untuk English Course bimbingan diadakan satu minggu dua kali dengan durasi waktu 75 Menit di setiap pertemuan
Bimbingan belajar ini menjadi salah satu solusi untuk memudahkan anak-anak dalam melakukan proses pembelajaran. Dengan metode pembelajaran yang asik dan menyenangkan serta para mentor membantu siswa dalam mengerjakan tugas membuat para orangtua tertarik untuk mengikutkan Putra/Putrinya mengikuti bimbingan ini. “Yang saya lihat para mentornya hebat-hebat dan berkompeten dan dengan cara penyampaian materi yang mudah difahami anak. Mentornya ramah tapi tegas dan disiplin serta tepat waktu sehingga saya yakin dapat membimbing putri kami menjadi lebih baik”, ungkap salah satu wali Murid RBA yakni Ibunda Fiona. “RBA adalah Rumah belajar yang benar-benar nyaman dan ramah anak, terbukti anak saya begitu enjoy dan nyaman serta antusias belajar di RBA”, sambung beliau kembali. “pesan saya terus pertahankan kualitas RBA, bangga bersama RBA, maju meraih sukses”, tutur Ibunda Fiona terkait pesan terhadap bimbingan belajar ini.
Pembelajaran dilakukan dengan diawali berdoa, kemudian hafalan vocabulary Bahasa Inggris. Setelah itu, para mentor menjelaskan materi sesuai dengan jadwal mata pelajaran pada hari tersebut, kemudian siswa diberi soal. Para mentor juga menerapkan metode lagu supaya siswa lebih mudah memahami pelajaran. Para mentor membantu anak-anak mengerjakan pekerjaan rumah yang di rasa siswa kesulitan mengerjakan.
Para siswa yang mengikuti bimbingan belajar ini juga tidak sedikit yang mengukir prestasi mulai dari peringkat kelas, cerdas cermat, bebagai olimpiade, dan lomba Bahasa Inggris. Anak-anak sangat berantusias untuk mengikuti berbagai lomba kejuaraan sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Bimbingan belajar ini juga memiliki acara outdoor learning di setiap akhir tahun sebagai sarana tempat refreshing bagi siswa. Dengan banyaknya peminat, owner RBA selalu berusaha agar bimbingan belajar ini semakin berkembang. “menata management dengan baik dan selalu upgrade pembelajaran yang disesuaikan dengan kurikulum siswa, juga berinovasi agar siswa bisa mendapatkan pendidikan yang baik sesuai dengan kapasitas kemampuan siswa”, ungkap owner atau pemilik Rumah Belajar Al-Jazilah.
Penulis : Kholifah
Penulis adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2023, FKIP-Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.
