Tingkatkan Pemahaman Terkait HIMACE Melalui Diklat dan Pengukuhan

0
209

Unirow- Himpunan Mahasiswa Civic Education (Himace) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Staff dan Pengukuhan Himace periode 2019-2020, Sabtu (21/12). Bertempat di Wisata Kambang Putih, Tuban. 

Acara tersebut berlangsung selama dua hari, mulai Sabtu (21/12) hingga Minggu (22/12). Diikuti sejumlah 23 mahasiswa yang terdiri dari calon pengurus dan pengurus Himace.
Pada awalnya peserta berjumlah 26, namun karena beberapa hal hingga tidak bisa mengikuti diklat tersebut.
Pada saat pembukaan, dihadiri oleh dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dr. Mardi Widodo, M. Pd. dan beberapa dosen Progam Studi (Prodi) PPKn, serta beberapa perwakilan mahasiswa dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) .
Mengusung tema “Internalisasi Kompetensi dalam Penguatan Berorganisasi.” Bertujuan untuk membentuk kader-kader yang mampu menggantikan dan melambungkan nama Himace dan Prodi Ppkn. 
Ketua pelaksana, Mohammad Ali Mahfudh menjelaskan, sebelum disahkan menjadi pengurus, para calon pengurus harus melewati tahap awal yaitu penyeleksian, setelah itu diklat, kemudian dilanjut dengan pengukuhan. 
“para calon pengurus sebelumnya mengikuti penyeleksian, setelah itu mereka didiklat dan dilanjut dengan pengukuhan,” jelasnya.
Mahfudh, sapaan akrabnya juga menjelaskan ada banyak hal yang akan diberikan kepada calon pengurus. Hal itu, berkaitan dengan pemikiran dan pemahaman yang lebih mendalam. Karena selain dibackup dengan ilmu tersebut ditakutkan peserta mengalami kekhawatiran.
“semakin benci dengan hal itu, semakin mencintai begitu pula sebaliknya,” tuturnya.
Sementara itu, untuk mengatasi hal tersebut dilakukan diklat yang berisi tentang pemahaman lebih dalam mengenai Himace. 
“Meskipun kita berbeda karakter dan pemikiran tetapi setelah di Himace harus saling menghargai pemikiran demi satu tujuan berupa visi dan misi Himace,” tuturnya
Acara tersebut telah dipersiapkan secara matang, walaupun ada beberapa kendala seperti kegiatan yang bertabrakan dengan Hima lain dan juga faktor peserta yang berhalangan hadir. Namun kendala tersebut tidak menjadi hambatan dalam melasungkan acara tersebut. 
Pada diklat ini peserta akan diberikan enam materi dan beberapa materi tambahan, baik materi tersirat maupun tersurat. Materi tersebut antara lain mengenai keorganisasian, analisa lingkungan kampus, keadministrasian, problem solving dan juga ada kegiatan outbound yang tidak berisi keceriaan tapi juga diselipkan review materi yang telah diberikan sebelumnya. 
Mahfudh juga berharap dengan diadakannya diklat ini para peserta dapat memahami lebih dalam mengenai Himace.
“Dapat memahami apa itu Himace, dengan harapan memahami tidak hanya sebesar biji salak tetapi seperti biji durian,” pungkasnya. (Wachu/Dian)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini