Pramuka Sebagai Wadah Pembentukan Karakter Anak

0
334

(Dokumentasi Pribadi)

 

PRAMUKA (Praja Muda Karana) yang mempunyai arti jiwa muda yang suka berkarya dengan. Proses Pendidikan yang berada dibawah tanggung jawab anggota dewasa yang dilakukan di sekolah, dengan tujuan melatih jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan keterampilan sejak dini. Gerakan pramuka lahir di Indonesia pada tanggal 14 agustus 1961. Sejak itulah 14 agustus dikenal sebagai hari pramuka.

Masuknya Pendidikan pramuka dalam stuktur kurikulum pada Pendidikan dasar patut diapresiasi. Pramuka dapat dikatakan sebagai wahana pembentukan karakter siswa. Karena didalam pramuka siswa di latih kepemimpinan, kerja sama, solidaritas, mandiri dan keberanian. Kegiatan pramuka ini akan mampu membangun kecerdasan siswa pada rana afeksi (sikap dan perilaku). Sehingga siswa mampu mengembangkan karakter secara positif.

Melalui pramuka, siswa dibekali dengan sikap dan mental yang tangguh seperti disiplin, berani, loyal, bertanggung jawab dan sifat-sifat lainnya. Yang tedapat dalam dasa dharma. Ada siswa yang cerdas dan pandai, namun menjadi sosok yang penakut, tertutup, sulit bergaul dan sebagainya.

Kegiatan kepramukaan merupakan pendidikan yang dilakukan dengan bentuk menarik, menantang, dan menyenangkan. Dalam kegiatan pramuka bukan hanya materi atau isi pelajaran yang perlu diperhatikan melainkan bagaimana kita dapat melahirkan dan menumbuhkan sikap-dan perbuatan  baik yang akan membentuk karakter dan kekuatan jasmani pada diri. Hal ini dapat dilihat dari cara kerja regu atau tingkat kelompok siaga atau penggalang dalam bekerja sama oleh satu tim untuk mencapai  tujuan yang sama.

Sesuai dengan dimensi pembelajaran proyek profil pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka, kegiatan pramuka diawali dengan apel pembukaan dilanjutkan dengan ice breaking. Dilanjutkan materi tentang kaki tiga tongkat, setelah selesai materi dilanjutkan praktek berkelompok membuat kaki tiga tongkat. Dengan cara gunakan 3 tongkat pramuka. Posisikan tongkat berjajar secara horizontal. Kemudian lilitkan tali simpul pangkal ke salah satu tongkat, lalu lainya secara zig-zag ke atas. Pastikan posisi ketiga tongkat tetap sejajar dan tidak berubah, Ulangi tahap ini kurang lebih sebanyak 10 kali hingga tali benar-benar terikat kencang. Setelah terikat kencang, lilitkan lagi tali di sela-sela antara tongkat yang satu dengan yang lainnya sebanyak dua lilitan. Langkah selanjutnya, kunci ikatan tongkat dengan membuat simpul pangkal. Jika simpul sudah terikat kencang di masing-masing tongkat, dirikan tongkat dengan menarik keluar ketiga tongkat sebagai kaki. Setelah selesai dilanjutkan untuk beristirahat, lalu dilanjutkan game-game dan tepok-tepok dilanjutkan apel penutupan. Dari semua kegiatan tersebut mengandung maksud untuk memperkuat karakter dan menambah keterampilam siswa.

Pendidikan karakter adalah suatu sistem yang menanamkan nilai-nilai karakter kepada seorang individu, yang meliputi ilmu pengetahuan, kesadaran, kemauan, dirinya sendiri orang lain lingkunganya maupun bangsa dan negara.

Keterampilan-keterampilan karakter yang terdapat dalam pendidikan pramuka dapat di terapkan pada semua aspek kehidupan. Keterampilan pramuka tersebut meliputi baris-berbaris, membaca sandi, kompas dan peta, pioneering, olahraga, heking, Teknik diskusi dan seminar, kepemimpinan dan lain-lain. Ketrampilan-ketrampilan tersebut dalam kepramukaan dapat dijadikan wadah pembentukan karakter peserta didik yang kelak dapat bermasyarakat dalam kehidupan bangsa. Bekal keterampilan yang didapat dalam pramuka, banyak kita jumpai dikehidupan sehari-hari.

Dikegiatan kepramukaan dapat mengajarkan peserta didik untuk bekerja sama dengan orang lain dalam memecahkan masalah, mempunyai jiwa tolong-menolong menjadi pribadi yang Tangguh, berani dan pecaya diri dll. Pramuka juga melatih mental peserta didik untuk menjadi disiplin dan bertanggung jawab. Tidak ada kata terlambat untuk belajar selamat berjuang untuk menjadi generasi muda yang cerdas, terampil, dan berkarakter.

 

Penulis : Leni April Lia

Penulis adalah mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Angkatan 2023,FIKP- Universitas PGRI Ronggolawe Tuban dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini