Masyarakat jangan
asal menyalahkan pemerintah atas sampah yang menumpuk, lingkungan yang tidak
bersih dan banjir yang sering terjadi. Namun, masyarakat harus memikirkan
bagaimana cara mengubah agar diri mereka sadar akan perbuatan mereka selama
ini, dan memulai untuk menjaga lingkungan sekitar dengan tidak membuang sampah
sembarangan lagi.
Masyarakat dan pemerintah harus
bekerja sama untuk menjaga lingkungan serta tidak membuang sampah sembarangan
lagi. Pemerintah membantu dalam menyediakan tong sampah untuk setiap daerah.
Tong sampah untuk sampah organik dan
sampah non-organik, agar masyarakat dapat memilah sampah-sampah yang akan
mereka buang nanti.
Sementara, masyarakat membantu
pemerintah dalam menjaga lingkungan sekitar dari sampah dengan melakukan daur
ulang sampah menjadi suatu produk kreativitas.
Sekarang ini banyak ibu-ibu rumah tangga yang mendaur ulang sampah menjadi
barang seperti tas dan kerajinan lainnya. Daur ulang tersebut untuk mengurangi
sampah yang menumpuk.
Sampah banyak bertebaran di
mana-mana. Tidak peduli itu anak-anak, remaja maupun dewasa semua membuang
sampah secara sembarangan bahkan biasanya hal
ini dapat terjadi karena kurangnya kesadaran masyarakat akan menjaga kebersihan
lingkungan. Banyak fakta yang telah membuktikannya. Banyak orang baik kaya
maupun miskin yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Anda dapat melihatnya
mulai dari hal-hal kecil seperti botol minum yang sering dibuang dari dalam
mobil. Selain menumpuk sampah di jalan umum, juga dapat membahayakan pengendara
lainnya.
Banyak orang yang bisa memelihara
kebersihan mobil namun kesadaran akan menjaga kebersihan fasilitas umum masih
rendah. Parahnya lagi, hal yang sama juga terjadi di sungai. Banyak orang yang
membuang sampah secara sembarangan di sungai tanpa memperhatikan dampak negatif
dari perbuatannya.
Apabila terdapat lahan kosong tak
heran jika di sana menumpuk banyak sampah. Umumnya, orang-orang akan membuang
sampah di kala sepi. Pada akhirnya, akibat ulahnya sendiri menyebabkan
permasalah baru, yaitu munculnya bau tidak sedap disekitarnya. Dan menyebabkan
kebanjiran akibat sampah yang tersumbat sehingga air tidak bisa mengalir dengan
lancar seperti yang kita ketahui banyak warga tidak sadar
atas kecerobohan nya. Membuang sampah di sungai sehingga menimbulkan ketidaknyamanan dan banyak efek samping dari sungai yang kotor. Fenomena
yang terjadi air sungai meluap dan menimbulkan di
samping itu, sampah yang berwujud cairan akan merembes ke dalam drainase atau
sungai dan akan mencemari air. Berbagai makhluk hidup yang ada pada sungai
termasuk ikan dapat mati sehingga beberapa spesies akan lenyap, hal ini
mengakibatkan berubahnya ekosistem perairan biologis. Selain itu juga
bau busuk dapat menimbulkan
penyakit kulit atau sejenisnya, contohnya
banyak warga
yg mengalami diare dan gatal gatal diantaranya adalah anak anak. Sembarangan dapat mengundang berbagai jenis
bakteri, virus dan parasit. Penyakit yang disebabkan bakteri dari sampah
contohnya, salmonellosis, shigellosis, keracunan makanan stafilokokus, infeksi
kulit, dan tetanus.
Sampah, apa yang anda bayangkan
setelah mendengar kata sampah? Kumuh, kotor, bau, atau jorok? Bagaimana jika
didekat tempat tinggal kalian dipenuhi akan sampah? pasti kalian tidak akan
betah. Menjadi sebuah keprihatinan manakala di sebuah tempat tampak sampah yang
berserakan, apalagi ulah okmum yang dengan sengaja membuang sampah tidak pada
tempatnya. Bayangkan, jika di kawasan tersebut tidak ada petugas kebersihan.
Ada petugasnya saja tetap terlihat kotor dan bau kan?
Coba kita renungkan, bagaimana
dampak sampah terhadap kesehatan lingkungan tempat kita tinggal? Penyakit apa
yang dapat ditimbulkan oleh sampah? Membuang sampah sembarangan itu dosa atau
tidak? Bagaimana perasaan kita jika posisinya kita adalah petugas kebersihan di
kawasan tersebut, apa kita akan sesabar mereka?
Dampak membuang sampah
sembarangan akan merusak pemandangan, mendatangkan bau yang tidak sedap, mendatangkan
banjir level rendah sampai yang tinggi, mendatangkan berbagai penyakit dan
dapat mencemari lingkungan.
Namun maraknya pembuangan sampah
di sungai tidak disadari oleh warga buktinya tidak ada yg bertoleransi untuk
membersihkan sungai tersebut. Dari
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang
menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha
Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena
itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Tirmizi).
Upaya untuk menjadi yang
terbaik dilingkungan warga adalah mengajak warga sekitar bergotong royong dalam
membersihkan sungai yang dipenuhi sampah agar tidak menimbulkan penyakit dan
lingkungan menjadi bersih dan sehat. Kebiasaan membuang sampah sembarangan
tentu dapat kita ubah dengan memperkuat rasa kepedulian terhadap lingkungan dan
bertekad pada diri sendiri untuk melakukan perubahan agar tidak membuang sampah
sembarangan karena hal tersebut akan merugikan diri sendiri.bila hidup kita
sehat pasti kita bisa hidup tenang dan nyaman.
Penulis adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2020 FKIP, Universitas PGRI Ronggolawe Tuban
