Meminimalisir Terjadinya Bullying di Sekolah Dasar

0
125
Doc./Pinterest.com./

Pembulian merupakan fenomena yang marak sekali terjadi terutama menyangkut di lingkungan sekolah dasar sama seperti judul yang saya buat ini. Kenapa saya memilih sekolah dasar? Karena menurut saya, sekolah dasar merupakan tempat paling rentan dalam hal ini. Dalam kasus ini, kebanyakan terjadi pembulian secara fisik, entah itu menyangkut warna kulit atau tinggi pendeknya anak tersebut. Bullying adalah salah satu faktor penghambat perkembangan pada potensi anak yang menjadi korban. Contoh seperti anak yang berkulit hitam mempunyai sebuah bakat bernyanyi, ketika anak itu di bully hanya karena warna kulitnya hitam, ini akan menjadikan anak itu hilang kepercayaan dirinya karena cemooh dari teman-temannya itu yang mengakibatkan potensi anak tersebut terpendam, menjadikan anak yang dirundung akan takut berbaur pada orang lain yang akan menimbulkan anak tersebut jadi pendiam dan takut akan hal perundungan itu terjadi di kemudian hari. Pembulian pada anak menyebabkan rasa trauma yang sulit untuk dihilangkan sebab menyebabkan perasaan ketakutan yang terus berkelanjutan pada orang lain meskipun pada dasarnya orang lain tersebut belum tentu akan berbuat jahat pada anak tersebut, tetapi karena adanya perundungan pada dirinya yang telah di alami sejak masa dini, ini akan sangat berdampak besar pada anak tersebut.

Mungkin terjadinya perundungan akan mengakibatkan dua kemungkinan. Pertama, rasa trauma yang mendalam dalam artian anak yang pernah mengalami perundungan akan cenderung menjadi pendiam, takut akan semua hal yang sudah saya jelaskan di awal. Dan yang kedua yaitu sensitif menyangkut apapun dalam artian gampang tersulut emosinya bahkan sampai tidak terkontrol. Jika anak tersebut kekurangan peran orang tua dan tidak adanya support system pada masa pertumbuhan dan perkembangannya maka anak tersebut akan mengalami trauma dan merasa semua jahat kepadanya. Tapi ada kemungkinan anak tersebut akan menjadi lebih percaya diri lagi, tentunya itu tergantung juga pada peran orang tua di dalam perkembangan dan pertumbuhan anak, jika ada peran orang tua yang selalu mendukung dan menjadi support system, maka anak tersebut akan menjadi lebih baik  dan bisa menghilangkan trauma pada masa sekolah dasar.

Menurut saya, untuk meminimalisir terjadinya bullying peran guru di sekolah adalah untuk tetap mengawasi aktivitas anak juga memahami karakteristik pada setiap anak. Tentunya ini merupakan peran yang tidak mudah tapi guru memegang peran penting bagi pertumbuhan dan perkembangan potensi anak. Karena pada masa sekolah dasar anak-anak belum tahu mana yang baik dan mana yang buruk, mungkin itu yang menjadikan banyaknya perundungan di sekolah dasar. Guru adalah orang tua saat di sekolah, jika adanya kasus perundungan maka guru harus bertindak tegas terhadap anak yang melakukan bullying tersebut dengan mengajak berbicara empat mata apa yang telah terjadi dan kenapa melakukan hal seperti itu kepada temannya tersebut, guru harus memberikan kesadaran bahwa yang dilakukan itu tidak benar dan menasehati anak tersebut, jika masih saja perundungan itu dilakukan secara terus-menerus maka guru bisa memanggil orang tua anak tersebut untuk datang ke sekolah dan diajak berdiskusi apa yang terjadi, kurangnya pengawasan dari orang tua atau ada masalah lain dari anak tersebut, karena pada dasarnya tidak ada akibat jika di situ tidak adanya sebab.

Nah, dari hal ini jika kita semua kelak akan menjadi guru hendaknya mengawasi aktivitas anak untuk lebih berhati-hati menjaga mental anak-anak serta memantau terus pertumbuh dan perkembangnya, menjadikan anak berpotensi baik dalam hal akademik maupun non akademik. Lebih baik lagi jika bisa mengontrol keadaan di kelas atau di lingkungan sekolah, sering-sering mengawasi aktivitas anak dan sesekali mengajak ngobrol agar sedikit demi sedikit mengetahui karakteristik dan watak anak, ini juga bisa menjadi semacam patokan untuk mengetahui mental dan kondisi anak.

Penulis             :Maa Rifatul Azizah

Editor              :Dhida Meliando

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini