Manfaat dan Nilai Positif Kegiatan Ekstrakulikuler Pramuka di Sekolah Dasar

0
448
(Dokumentasi pribadi dari penulis)

Pramuka atau yang dikenal dengan praja muda karana merupakan sebuah gerakan pendidikan diluar sekolah yang tujuannya untuk membentuk karakter, kepribadian dan keterampilan anak-anak maupun remaja. Praja muda karana sendiri mempunyai arti jiwa muda yang suka berkarya. Gerakan pramuka lahir di Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1961. Sejak saat itu tanggal 14 Agustus dikenal sebagai hari pramuka. Gerakan pramuka didirikan oleh Lord Boden Powell di Inggris pada tahun 1907 dan sejak itulah menyebar ke berbagai negara diseluruh dunia.

Boden Powell sang bapak pandu dunia mengandaikan kegiatan kepanduan ini sebagai sarana pendidikan melalui kegiatan yang menyenangkan, baik didalam sekolah maupun diluar sekolah. Satuan pendidikan pramuka yang ada di Indonesia mulai dari SD (Siaga), SMP (Penggalang), SMA (Penegak) dan bahkan ada juga satuan di perguruan tinggi dengan sebutan RACANA, Racana merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang pramuka di bawah naungan Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban.

Metode pramuka melibatkan pendekatan pembelajaran melalui pengalaman, kegiatan pada alam terbuka, untuk belajar tentang alam dan lingkungan. Melalui kegiatan seperti berkemah, hiking, atau eksplorasi alam siswa dapat memperoleh pengetahuan tentang kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, serta menghormati keberagaman. Dalam pramuka mengajarkan pentingnya integritas dan etika dalam kehidupan sehari-hari.

Masuknya pendidikan pramuka dalam kurikulum pendidikan dasar patut diapresiasi. Karena dengan adanya pramuka disekolah bisa dianggap sebagai wahana pembentukkan karakter siswa. Siswa diajarkan tentang keterampilan sosial, kepemimpinan, kerja sama tim, dan kemandirian. Selain itu siswa dapat belajar tentang bagaimana cara untuk bertahan hidup di alam bebas, memperoleh keterampilan dasar seperti memasak, membuat api unggun, dan membangun tenda. Dalam pramuka, siswa memperoleh pengalaman berharga dalam keorganisasian, mengelola acara, serta memperkuat keterampilan komunikasi dan presentasi.

Pramuka melatih mental yang kuat,siswa dibekali dengan sikap mental yang tangguh seperti disiplin,berani,loyal,bertanggung jawab dan sifat-sifat lainnya yang terdapat dalam dasa dharma (sepuluh bakti pramuka). Mereka memiliki kesempatan untuk menjadi sebuah pemimpin yang akan mengambil tanggung jawab dalam kegiatan ekstrakulikuler ini, yang bermanfaat untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan rasa percaya diri.

Akan tetapi, perlu kita pastikan bahwa ekstrakulikuler pramuka pada jenjang sekolah dasar dijalankan dengan aman, sesuai kebutuhan dan kemampuan siswa. Perlindungan dan keselamatan siswa menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan Pramuka.

Pada jenjang sekolah dasar ekstrakulikuler pramuka ini, dapat mengembangkan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kemandirian. Pramuka juga memberikan pengetahuan tentang alam dan lingkungan, serta memperkuat nilai-nilai positif. Namun, penting bagi siswa dan orang tua untuk mempertimbangkan minat dan kemampuan siswa sebelum memutuskan untuk mengikuti pramuka.

Menurut pendapat saya ekstrakulikuler pramuka pada jenjang sekolah dasar , menawarkan kegiatan menyenangkan dan menarik bagi siswa. Mereka dapat menikmati petualangan di alam, mengikuti permainan, serta hal  menarik  lainnya, yang dapat meningkatkan motivasi dan minat belajar mereka.

Pelaksanaan kegiatan pramuka dalam sekolah dilaksanakan satu kali pertemuan dalam seminggu. Terdapat sebagian siswa yang tidak serius dan kurang disiplin dalam mengikuti ekstrakulikuler ini. Mengapa dapat terjadi hal demikian? Salah satu penyebabnya terdapat pada pembina pramuka yang kurang tegas dalam mengambil sikap. Selain itu jumlah siswa yang tidak seimbang dengan jumlah pembina yang  menjadikan  salah satu hambatan teralaksananya kegiatan ekstrakurikuler pramuka di Sekolah Dasar.

Maka dari itu pentingnya menerapkan sikap disiplin, dan tanggung jawab, untuk mengamalkan nilai- nilai yang ada didalam dasa dharma. Keterampilan-keterampilan tersebut dalam pramuka dijadikan wadah pembentukan karakter peserta didik.

Tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri , pramuka juga bermanfaat bagi  orang lain. Dengan pramuka kita belajar tentang cara pemecahan masalah, mempunyai sikap dan jiwa tolong menolong serta menumbuhkan  sikap tanggung jawab, berani, dan percaya diri yang dapat melatih mental seseorang.

 

Penulis : Imelda Rahayu

Penulis adalah mahasiswa progam studi pendidikan guru sekolah dasar angkatan 2023, fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas PGRI Ronggolawe Tuban, opini ini merupakan tugas kuliah konsep dasar bahasa Indonesia yang diampu oleh ibu Yunita Suryani M.Pd.)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini