TUBAN – Lembaga
Pers Mahasiswa (LPM) Waskita Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban adakan
Diklat Lanjutan ke-XVIII pada (15-17/02). Berlangsung di Sendang Asmoro, Desa
Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Kegiatan tersebut diikuti sebanyak
12 peserta dari berbagai Program Studi (Prodi) di Unirow.
Kegiatan
tersebut mengusung tema “Mencetak Anggota Pers Mahasiswa Kritis, Inovatif, dan
Berwawasan Global”, dengan harapan agar Diklat tersebut bisa mencetak anggota
muda (AM) seperti yang diharapkan.
“Kita
mengharap diklat lanjutan ini agar peserta AM nantinya bisa memenuhi seperti
tema yang diharapkan oleh panitia, jadi tidak cuma ikut diklat lanjutan sekadar
kegiatan, tapi juga harus punya soft skill ataupun wawasan yang luas
terkait tentang jurnalistik ini”, jelas Indra Dwi Nugroho, pimpinan umum
(pinum) LPM Waskita Unirow Tuban.
Selain
itu, Indra sapaan akrabnya juga mengharapkan agar para peserta diklat saat
terjun di lapangan bisa diketahui basicnya masing-masing. “saya harap kinerja
peserta diklat lanjutan saat terjun di lapangan, saat liputan dan ambil
video liputan, guna mengetahui sejauh apa AM pada basic masing-masing”,
harapnya.
Ia
pun menambahkan, bahwa ia mengakui melewati banyak kendala untuk melaksanakan
diklat lanjutan di tengah pandemi virus omicron yang semakin meningkat, untuk
mengkoordinasi AM pengurus pun mengakui kesulitan.
Dalam
melangsungkan diklat tersebut, panitia diklat membagi jadwal, mulai pembukaan,
pembekalan materi, hingga praktik lapangan. Selain itu, dalam diklat tersebut
juga peserta diajak out bound agar
tidak terlalu jenuh.
Adapun
persiapan diklat tersebut atas berbagai pertimbangan, sehingga 1 bulan sebelum
pelaksanaan sudah menata konsep, memilih pemateri, dan waktu pelaksanaan. Terkait
tempat pelaksanaan, pinum LPM menjelaskan, “memang kalau kita kemarin ada
beberapa opsi dan kita juga sudah sempat survei di beberapa tempat ternyata
memang di Sendang Asmoro ini kan LPM sudah menjadi rutinitas dari tahun-tahun
sebelumnya”, pungkasnya. (ant)


