Kegiatan Murojaah Bersama Saat Hari Jumat di SDN 1 Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban

0
330

Kegiatan murojaah Al-Quran di sekolah dasar memiliki nilai yang sangat tinggi dalam membentuk karakter dan spiritual siswa. Pendidikan agama dan spiritualitas sangat penting untuk membentuk kepribadian yang seimbang. Dalam dunia modern yang serba sibuk dan penuh distraksi, nilai-nilai spiritualitas sering kali terabaikan. Kegiatan murojaah Al-Quran memberikan waktu khusus untuk mendekatkan diri kepada tuhan, dan mengingatkan siswa akan esensi keberadaan manusia di dunia ini. Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Karangaggung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, menerapkan kegiatan yang dilaksanakan setiap hari jumat pagi di halaman sekolah.

Sebelum melakukan pembelajaran di kelas, peserta didik dikumpulkan di halaman sekolah untuk melakukan kegiatan ini. Para siswa masing-masing diberi satu buku yang berisi ayat-ayat suci untuk dibaca bersama kemudian dihafalkan, ada juga satu anak yang beri microphone untuk memimpin murojaah. Ini bukan hanya sekedar pembelajaran melainkan pengalaman langsung yang mengajarkan kepasrahan kepada tuhan, kesederhanaan dan rasa syukur atas nikmat-nikmat yang diberikan-Nya.

Kegiatan murojaah Al-Quran memperkenalkan anak-anak pada ajaran suci islam sejak usia dini. Dengan membiasakan membaca  dan menghafal ayat-ayat Al-Quran siswa diajarkan tentang nilai-nilai kebenaran, keadilan, kasih sayang, dan perdamaian yang diajarkan dalam kitab suci tersebut. Hal ini, membantu dalam membentuk karakter siswa dengan moral dan etika kuat, yang mana merupakan dasar dari kepribadian yang baik.

Dengan kegiatan murojaah dapat memperkuat hubungan siswa dengan agama dan tuhan. Saat siswa membaca ayat membaca ayat-ayat Al-Quran mereka merasa dekat dengan dan memperdalam keyakinan mereka. Ini menciptakan ikatan spiritual yang kuat, membantu siswa mengembangkan kepekaan terhadap nilai-nilai Rohani. Selain aspek spiritualitas, kegiatan murojaah Al-Quran juga memperkaya literasi agama siswa. Mereka tidak hanya belajar membaca huruf arab dan menghafal ayat-ayat Al-Quran, tetapi juga memahami makna dari ayat tersebut. Sehingga dapat membantu mereka mendapatkan wawasan yang lebih dalam tentang islam, membuka pikiran mereka terhadap kearifan dan kedalaman ajaran agama, serta memberi mereka landasan keagamaan yang kokoh.

Kegiatan murojaah Al-Quran pada jumat pagi juga memiliki dampak positif dalam memperkuat nilai-nilai sosial dalam masyarakat. Saat siswa melakukan kegiatan bersama-sama, mereka membangun rasa persatuan dan kebersamaan. Oleh karenanya tercipta lingkungan sekolah yang penuh kasih sayang, toleransi dan rasa hormat satu sama lain. Mereka belajar untuk menghargai perbedaan dan memahami bahwa keberagaman keyakinan adalah kekayaan yang harus dijaga bersama.

Dalam Pendidikan, kegiatan murojaah Al-Quran juga membantu meningkatkan keterampilan membaca, menghafal, dan memahami teks. Siswa belajar tentang intonasi, tajwid, dan artikulasi dengan membaca Al-Quran, yang juga memiliki manfaat dalam pengembangan keterampilan berbicara dan mendengarkan. Selain itu, melalui kegiatan ini, mereka juga di ajarkan tentang kesabaran, ketekunan, dan disiplin, keterampilan yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

Selain aspek spiritual dan moral, kegiatan murojaah Al-Quran juga memperkaya keberagaman budaya di sekolah. Indonesia adalah negara yang kaya akan keberagaman suku, agama dan budaya. Dalam konteks ini, kegiatan murojaah Al-Quran memberikan penghargaan pada keberagaman keyakinan agama di kalangan siswa. Siswa dari latar belakang agama yang berbeda diajarkan untuk menghormati dan memahami kepercayaan agama lainnya. Ini menciptakan lingkungan inklusif yang memupuk rasa toleransi, mengurangi prasangka, dan memperkuat hubungan antar etnis dan agama. Siswa belajar bahwa keberagaman adalah kekayaan, bukan pembatas dan bahwa mereka dapat hidup berdampingan dalam harmoni meskipun memiliki keyakinan agama yang berbeda.

Dampak positif lainnya adalah dalam meningkatkan keterampilan berbahasa arab, sesuai bahasa yang digunakan ayat suci Al-Quran. Selain membaca dan menghafal ayat-ayat suci Al-Quran dalam Bahasa Arab, siswa juga memahami artinya dalam bahasa Indonesia. Ini membantu meningkatkan pemahaman mereka tentang agama islam, menjadikan mereka terhubung dengan warisan intelektual islam, dan memfasilitasi pemahaman yang lebih dalam tentang ajaran-ajaran agama.

Dalam konteks Pendidikan formal, kegiatan murojaah Al-quran juga memberikan dampak positif pada hasil akademik siswa. Studi telah menunjukan bahwa kegiatan spiritualitas dan keterlibatan dalam praktik agama dapat meningkatkan kosentrasi, fokus dan motivasi siswa dalam belajar. Saat siswa merasa terhubung dengan nilai-nilai agama dan spiritualitas mereka melalui kegiatan murojaah Al-Quran mereka cenderung lebih bersemangat dan tekun dalam belajar. Hal ini dapat menghasilkan peningkatan hasil ujian, kinerja akademik, dan motivasi untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi.

Dengan demikian, kegiatan membaca doa ketika hari jumat di Sekolah Dasar Negeri 1 Karangagung memliki dampak yang sangat positif dalam pembentukan karakter, nilai-nilai moral, dan kesadaran spiritual anak-anak. Melalui praktik ini, generasi muda diajarakan untuk memiliki rasa hormat kepada tuhan, menghargai persatuan, dan meningkatkan kesadaran spiritual mereka. Oleh karena itu, penting bagi sekolah dan masyarakat untuk terus mendukung dan memelihara tradisi membaca doa ini, sebagai bagian dari upaya bersama dalam mendidik generasi penerus yang berakhlak, beriman dan bertanggung jawab.

 

Penulis: Muhammad Lukman Hakim

Penulis adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2023, FKIP- Universitas PGRI Ronggolawe dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini