
LPM Waskita – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-18, Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (HIMA Ilkom) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menggelar Comfair Run 2026 pada Minggu (9/8/2026) di kampus Unirow.
Kegiatan tahun ini menghadirkan konsep berbeda dari gelaran sebelumnya. Jika tahun lalu peserta diajak menikmati kemeriahan taburan warna, kali ini peserta diajak berlari sejauh 5 kilometer dengan balon yang terpasang di jersey. Konsep tersebut bertajuk “Comfair Run with Balon Run”.
Comfair Run 2026 diikuti sekitar 300 peserta lebih . Meski jumlah peserta mengalami penurunan dibanding gelaran sebelumnya, antusiasme peserta tetap dinilai sangat luar biasa. Panitia menyebut, salah satu tantangan penyelenggaraan tahun ini adalah semakin banyaknya event lari yang digelar di Tuban sehingga persaingan untuk menarik peserta semakin tinggi.
Selain lari, rangkaian acara juga menghadirkan hiburan dan kegiatan yang membawa kembali nuansa permainan tradisional. Panitia berkolaborasi dengan TBT (Teman Bermain) dalam menghadirkan permainan tersebut.
Kemeriahan acara turut diramaikan Mono Music, grup band asal Bojonegoro. Kehadiran Mono Music menjadi salah satu hiburan dalam rangkaian kegiatan Comfair 2026.
Ketua HIMA Ilmu Komunikasi Unirow menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan Dies Natalis, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kegiatan dan membawa nama Ilmu Komunikasi agar semakin dikenal.
Kemeriahan acara semakin istimewa dengan hadirnya Ketua PGRI Pusat Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. Ia menyempatkan hadir sekaligus membuka pagelaran Comfair 2026.
Beliau mengaku bangga melihat mahasiswa mampu menyelenggarakan kegiatan fun run yang melibatkan mahasiswa hingga masyarakat umum.
“Saya sangat bangga di level Hima bisa menyelenggarakan fun run yang dihadiri banyak mahasiswa, masyarakat umum. Ini menunjukkan bahwa Unirow itu keren, bukan hanya karena kampusnya, tapi di kampus ini bisa melahirkan semangat sportivitas, kebangsaan dan buat aku ini sesuatu yang sangat positif,” ujarnya.
Menurutnya, kreativitas mahasiswa menjadi hal yang tidak boleh dilupakan. Bahkan, kegiatan tersebut dinilai menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa untuk belajar berpikir kreatif dan menghasilkan kegiatan yang berdampak.
“Ini di luar dari apa yang saya pikirkan. Di samping keterbatasan, dan nggak mudah apalagi ini swasta, kreativitasnya keren dan nggak boleh dilupakan. Sukses,” ungkapnya.
Rektor Unirow Prof. Dr. Warli, M.Pd. turut menyampaikan bahwa universitas selalu mendukung kegiatan yang digelar mahasiswa.
Apresiasi juga disampaikan Plt. PPLPT H. Sudjarwoto, S.H. Menurutnya, kegiatan lari tidak hanya menjadi ajang berkumpul dan bersenang-senang, tetapi juga mendorong masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh.
Setelah berakhirnya kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan Dies Natalis. HIMA Ilkom Unirow ingin kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk berkreasi, sekaligus mengajak masyarakat berolahraga, menikmati hiburan, dan kembali mengenal permainan tradisional.
Penulis : Nadia Aulia

