Keseimbangan Pendidikan Akademik dan Non Akademik bagi Siswa

0
461

 

(Cr: brilio.net)

Pendidikan memiliki peran penting karena dapat
membangun karakter anak sejak dini. Maka dari itu, membangun karakter yang baik
perlu
diterapkan sedini mungkin. Hal tersebut bertujuan untuk memberitahu anak mana
yang salah dan mana yang benar.

Karakter yang dibentuk dari pendidikan akan menjadi bekal untuk
kedepanya dan yang paling penting adalah pendidikan tentang kejujuran dan sopan
santun setiap anak, karena jika tidak mempunyai
dua hal itu maka akan berdampak sangat besar untuk
diri sendiri
. Oleh karena itu kita yang lebih tua harus memberi contoh anak di bawah umur untuk berperilaku baik, karena sekarang
banyak sekali anak
–anak yang berakhlak minus dan tidak mempunyai sopan santun terhadap
orang yang lebih tua. Itu adalah salah satu dampak pendidikan yang diajarkan
terhadap anak,
di sini kita tau bahwa anak harus mempunyai bekal pendidikan sejak dini
agar nanti menjadi karakter yang baik.
Terutama pendidikan tentang sopan santun dan kejujuran, begitu pula dengan
pendidikan akademik dan non akademik
.
Kebanyakan guru sekarang terlalu fokus pada bidang akademik,
ada sebagian guru yang hanya berfokus pada siswa tertentu saja
, misalnya hanya pada
siswa yang pintar atau pada ketua kelasnya saja, itu membuat siswa yang lain me
rasa terabaikan.

Dampak buruk yang dapat dirasakan anak pada
saat terlalu fokus pada pembelajaran akademik yaitu merusak rasa percaya diri
anak, misalnya pada saat u
jian dan siswa tersebut mendapatkan nilai buruk, juga bisa merusak kualitas
tidur siswa yaitu anak yang harus mendapatkan nilai bagus, cenderung belajar
hingga larut malam dan menyebabkan kualitas tidur anak memburuk, juga bisa
membuat perilaku siswa menjadi bermasalah
tekanan untuk mendapat nilai bagus akan membuat
anak melakukan hal salah, seperti mencontek atau melakukan kecurangan lain
dalam belajar. Anak taku jika mendapat nilai j
elek, jadi ia bisa melakukan bebrbagai cara agar
mendapat nilai baik. Apalagi siswa yang tidak terlalu pintar dalam bidang
akademik
, oleh
karena itu pembelajaran non akademik sangatlah penting bagi siswa karena jika
hanya pembelajaran akademik saja itu tidak akan cukup untuk menunjang masa
depan siswa, misalnya di pembelajaran non akademik siswa akan bisa belajar
bersosialisasi, bisa mengembangkan kreativitas dan bakatnya sesuai kemauan
siswa, selain itu juga di pembelajaran non akademik siswa bisa mendapat teman
teman baru, melatih kemampuan untuk membagi waktu dan kemampuan, serta dapat
melatih kemampuan bekerja sama. Maka dari itu pembelajaran non akademik
sangatlah diperlukan.

Untuk itu pentingnya keseimbangan antara
pendidikan akademis dan non-akademis. Pendidikan dasar yang harus ditangani
dalam membentuk anak didik, yaitu etika, estetis, dan kinestetik. Guru
hendaknya bukan hanya mengutamakan kemampuan akademis, seperti membaca,
menulis, dan berhitung, tetapi juga kemampuan siswa dalam kemampuan non
akademis, seperti
kemampuan
kesenian dan olahraga.

Hanya mengutamakan bidang akademik di lingkup
belajar adalah kek
eliruan, karena tidak semua peserta didik mimiliki keunggulan dalam
bidang akademik karena ada juga yang justru unggul dalam bidang kesenian dan
olahraga.
Orang
yang tidak unggul dalam akademik bukan berarti dia tidak bisa mencapai puncak
(kesuksesan), begitu pula sebaliknya.

Kontributor: Wawan Harmawan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini