Pelajaran olahraha merupakan bagian dari dunia pendidikan yang pelaksanaannya mengutamakan aktivitas jasmani dan kebiasaan hidup sehat. Pelajaran olahraga mungkin sangat menyenangkan bagi siswa SD karena dapat menyegarkan tubuh. Siswa SD juga lebih suka belajar olahraga karena mereka belajar sambil bermain.
Dalam Undang-Undang No.3/2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional dikatakan olahraga selain berfungsi mengembangkan kemampuan jasmani, rohani, dan sosial. Dengan olahraga bisa membentuk watak kepribadian. Membentuk watak kepribadian artinya pelaku olahraga harus mengedepankan karakter dalam berolahraga yaitu kejujuran, tanggungjawab, dan menghormati peraturan.
Karena itu melalui olahraga kita bisa membentuk karakter anak SD. Salah satunya disiplin dan mematuhi aturan main dalam olahraga, seperti peraturan yang sudah dipatenkan dan sesuai prosedur. Contohnya saat bermain sepak bola, bola volly, badminton, dalam permainan tersebut pasti ada peraturan dari situlah anak-anak mulai belajar untuk menaati aturan dalam setiap permainan.
Peran guru dalam pelajaran olahraga di SD bukan hanya mengenalkan gerakan jasmani, akan tetapi ada yang lebih penting, yaitu proses pembelajaran yang mengamalkan nilai-nilai dalam pembelajaran yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Misalkan dalam pembelajaran permainan sepak bola anak bukan hanya di ajarkan cara menendang tapi juga di ajarkan cara bermain kerja sama dalam tim dan menghargai lawan dalam proses simulasi pembelajaran berlangsung.
Untuk menjadikan anak SD memiliki karakter dalam berolahraga tentunya perlu sebuah pembinaan. Pertama, dari segi pengenalan karakter yang ada dalam kegiatan olahraga, bagaimana cara bermain yang benar, bagaimana cara menunjukan permainan fair play dan sportivitas. Peran ini dikenalkan guru penjas untuk memberikan keteladanan dalam berperilaku yang baik dan berkarakter.
Dunia anak SD sangat identik dengan dunia bermain. Jadi kita harus siap bermain dengan mereka jika kita menjadi guru PJOK, kita harus pandai mengintraksikan materi pelajaran kita dengan cara bermain sambil belajar, agar anak-anak tidak bosan.
Pelajaran olahraga merupakan proses pelajaran yang menggunakan aktivitas gerak sebagai media untuk mencapai tujuan pendidikannya. Kita pasti tau anak-anak pada umumnya memiliki kecenderungan ingin selalu bergerak. Bergerak bagi anak-anak merupakan bagian yang sangat menyenangkan dan penting dalam kehidupannya, misalkan saat mereka sedang bermain.
Sekarang sekolah dasar menerapkan kurikulum merdeka. Kurikulum merdeka juga diterapkan dalam pelajaran olahraga. Merdeka belajar dalam kurikulum olahraga, salah satunya adalah membiarkan siswa untuk berolahraga menggunakan fasilitas yang sudah disediakan dan sengaja dirancang oleh guru untuk membentuk sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa. Untuk mencapai tujuan tersebut guru harus semakain kuat pada sisi motoriknya agar tercapai proses belajar yang telah dirumuskan.
Hal ini menjadi dasar bahwa pendidikan olahraga dan kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam perkembangan proses belajar. Selain menyampaikan materi sesuai kurikulum, guru juga dituntut menerapkan pentingnya literasi fisik pada peserta didik. Kurikulum merdeka dapat menjadi pemicu bagi peserta dididk untuk mengembangkan aktivitas jasmani dalam pelajaran olahraga. Peserta didik bisa melakukan aktivitas jasmani sesuai bakatnya atau kegemaraannya.
Pelajaran olahraga di SD lebih banyak melakukan praktik daripada menyampaikan materi. Oleh karena itu, mengapa peserta didik sangat suka dengan pelajaran olahraga daripada mata pelajaran lainnya, karena saat pelajaran olahraga peserta didik bisa melakukan aktivitas olahraga sesuai bakat mereka.
Ada beberapa manfaat olahraga bagi anak, di antaranya meningkatkan kebugaran, memicu pertumbuhan pada tulang dan otot, meningkatkan koordinasi gerak, meningkatkan tingkat keseimbangan tubuh, membantu membentuk postur tubuh yang ideal, menurunkan risiko obesitas atau kelebihan berat badan, meningkatkan kemampuan sosial dan kedisiplinan.
Untuk membuat anak gemar berolahraga, maka jadikanlah olahraga sebagai kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan bersama-sama. Orang tua bisa membantu anak dengan membuat jadwal rutin untuk berolahraga bersama, sehingga anak tidak merasa sendirian ketika berolahraga. Misalnya, lari pagi bersama di sekitar wilayah perumahan., atau bisa juga mengizinkan anak berolahraga bersama teman-temannya.
Cara lain untuk mengenalkan pentingnya berolahraga kepada anak adalah dengan mengenalkan berbagai macam olahraga yang ada. Di zaman serba digital ini, guru dapat dengan mudah mencari tahu informasi mengenai berbagai olahraga, dan kemudian menceritakan olahraga tersebut kepada anak didiknya. Selain itu, guru juga bisa menampilkan tayangan di laptop atau internet mengenai olahraga-olahraga tertentu. Hal ini ditujukan untuk memberikan referensi jenis olahraga yang bisa dilakukan oleh anak.
Dengan menampilkan figur-figur yang berprestasi dalam dunia olahraga, dapat menjadi motivasi bagi anak untuk semakin rajin berolahraga. Itulah tadi beberapa hal yang bisa guru lakukan untuk mengenalkan anak tentang pentingnya olahraga bagi tubuh. (Nadiya Desy Putri)
Penulis adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2023, FKIP- Universitas PGRI Ronggolawe dan Opini ini merupakan tugas kuliah yang diampu oleh Ibu Yunita Suryani, M.Pd.
