Dedikasi Tinggi Perempuan Masa Kini

0
405

Di zaman yang
semakin modern ini banyak manusia yang memiliki jiwa dedikasi tinggi. Dedikasi
merupakan sebuah pengorbanan yang rela dilakukan oleh seseorang demi
mendapatkan sebuah keberhasilan yang diinginkannya. Seseorang yang memiliki
sikap dedikasi tinggi akan melakukan pengorbanan untuk mencapai tujuannya.
Pengorbanan dalam dedikasi ini termasuk pengorbanan tenaga, pikiran, dan waktu.
Seseorang yang memiliki sikap dedikasi juga memiliki komitmen besar dalam
hidupnya. Hal ini membuat seseorang konsisten dalam berusaha mencapai tujuan
yang diinginkan. Salah satu contoh dedikasi yang banyak dilakukan perempuan
adalah dedikasi dalam mendapatkan pendidikan.

Pendidikan
memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan. Pendidikan merupakan
sebuah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan yang diturunkan
dari satu generasi ke generasi berikutnya. Pembelajaran ini dilakukan melalui program
pengajaran, pelatihan, dan penelitian di lembaga sekolah. Dengan adanya
pendidikan maka terhapuslah kebodohan di muka bumi ini. Oleh karena itu di
Indonesia diadakan wajib sekolah selama dua belas tahun.

Adanya wajib
sekolah selama dua belas tahun di Indonesia membuat para perempuan Indonesia
sadar bahwa anggapan perempuan hanya bisa diam di rumah harus dihapuskan dan
mereka menolak keras pemikiran bahwa perempuan setelah lulus sekolah nantinya hanya
bisa langsung menikah. Di daerah pedesaan terutama pelosok masih banyak
anggapan seperti ini. Biasanya setelah lulus sekolah perempuan desa akan
dijodohkan oleh orangtuanya atau ada orangtua laki-laki yang menawari agar mau
menikah dengan anak laki-lakinya. Dengan adanya perkembangan zaman, perempuan
desa juga menginginkan kebebasan setelah lulus sekolah.

Faktanya, saat ini
banyak perempuan setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) lebih memilih
kuliah, bekerja, bahkan ada yang merangkap kuliah sambil bekerja. Banyak
perempuan ingin kesenjangan gender ditiadakan. Para perempuan ingin membuktikan
bahwa kedudukan laki-laki dan perempuan adalah sama. Perempuan juga layak untuk
mendapatkan pendidikan lebih tinggi dan berhak memiliki cita-cita serta
perempuan juga bisa berkarir. Maka dari itu saat ini banyak perempuan yang tidak
ingin diam diri di rumah setelah lulus sekolah. Salah satunya dengan cara
memilih untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah.

Dari banyaknya
perempuan yang berkuliah tentu saja tujuannya bukan sekedar memenuhi gengsi, bukan
hanya dianggap harga diri, dan bukan untuk menyaingi laki-laki. Melainkan untuk
menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman yang luas untuk membangun generasi. Serta
dengan ilmu yang dimiliki diharapkan agar ilmu tersebut bermanfaat bagi diri
sendiri dan orang lain. Bentuk dedikasi perempuan dalam mendapatkan pendidikan
di perguruan tinggi yakni rela menempuh jarak yang jauh bahkan ada yang
merantau sehingga rela meninggalkan keluarga dan kampung halamannya dalam waktu
yang lama.

Di perguruan
tinggi yang terletak di kota, banyak ditemui bahwa yang kuliah di sana adalah
perempuan desa.  Mereka kuliah dengan
tujuan agar bisa mengangkat derajat orangtua. Adanya tujuan ini agar orangtua
semakin bangga sebab memiliki seorang anak perempuan yang sangat hebat dan
nantinya akan memiliki gelar sarjana. Seorang perempuan yang kuliah dianggap
sangat hebat sebab di kalangan pedesaan belum terlalu banyak perempuan yang
bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi karena beberapa faktor. Faktor
yang pertama adalah faktor ekonomi. Sebenarnya banyak perempuan yang ingin melanjutkan
pendidikan sampai kuliah, namun terkadang ekonomi tidak memenuhi. Faktor kedua
adalah kurangnya kesadaran orangtua atau pemikiran orangtua yang masih kuno
sehingga tidak mendukung anak perempuannya kuliah. Untungnya faktor ini sudah
sangat jarang ditemui. Faktor yang ketiga adalah kurangnya kesadaran dalam diri
perempuan itu sendiri. Biasanya karena malas dalam belajar lalu memilih untuk
menikah. Tak sedikit perempuan desa yang kuliah agar tidak menganggur di rumah.
Meskipun mereka belum memiliki pekerjaan, setidaknya mereka memiliki aktivitas
sehingga tidak dianggap pengangguran. Karena status mahasiswa adalah status
tertinggi dalam kalangan anak muda. Hal ini juga dapat menghindari adanya
perjodohan atau tawaran pernikahan dari tetangga. Karena biasanya perempuan
desa yang dianggap pengagguran nantinya akan segera dinikahkan. Selain dedikasi
dalam pendidikan, dedikasi lain yang ditunjukkan oleh para perempuan adalah
dedikasi dalam bekerja.

Dengan bekerja
perempuan memiliki tujuan untuk membantu perekonomian keluarga. Biasanya
perempuan yang bekerja merupakan perempuan yang belum beruntung dalam kuliah.
Namun ada pula perempuan yang memang murni memilih bekerja setelah lulus
sekolah. Perempuan yang memilih bekerja setelah lulus sekolah juga merupakan
perempuan yang ingin menghindari adanya pernikahan dini. Dedikasi perempuan
dalam bekerja ditunjukkan melalui kesungguhannya dalam melakukan pekerjaan
tersebut. Salah satu pekerjaan wanita yang memiliki dedikasi tinggi yakni
pekerja pabrik. Ia rela menjadi buruh pabrik dan bekerja sehari penuh. Selain
adanya perempuan yang kuliah, perempuan yang bekerja, di sisi lain ada
perempuan yang rela kuliah sambil bekerja.

Perempuan yang
kuliah sambil bekerja memiliki tujuan untuk meringankan beban orangtua. Ada yang
kuliah sambil bekerja karena merasa biaya kuliah sudah ditanggung orangtua, maka
biaya hidup dicari sendiri dengan bekerja. Ada pula perempuan kuliah sambil
bekerja agar bisa membayar biaya kuliah sendiri. Jadi, apapun pilihan perempuan
setelah lulus sekolah sama-sama memiliki dedikasi yang tinggi. Perempuan yang
memiliki dedikasi tinggi merupakan perempuan yang sangat hebat.


Penulis adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2020, FKIP-Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini