Unirow – Pandemi Covid-19
mengakibatkan kegiatan belajar mengajar di kampus Unirow dilakukan secara
online sejak Maret lalu. Dengan adanya surat edaran nomor :
680/071073/PGRI/KP/VI/2020 pada tanggal 20 Juni 2020, tentang SOP Perkuliahan
Tatap Muka dalam Pandemi Covid-19, kampus siap menghadapi Era New Normal. Tatanan
baru mulai dipersiapkan untuk mampu beradaptasi dengan kondisi disaat pandemi.
1) Akademik
Wakil Rektor I, Dr. Warli, M.Pd mengatakan, perkuliahan pada semester depan
masih dilaksanakan dengan sistem
daring. Kuliah tatap muka atau luring, diperbolehkan jika
mengadakan kegiatan praktikum dengan
jumlah kurang lebih 20 mahasiswa. Namun, harus tetap menjaga
jarak sejauh 1,5 meter dan mematuhi
protokol kesehatan. Bagi mahasiswa dari luar kota,
jika dari zona hijau atau oren diperbolehkan mengikuti kegiatan, namun jika
zona merah belum diperbolehkan untuk mengikuti kegiatan secara tatap muka.
Kegiatan UAS
dapat dilakukan secara online maupun offline, sesuai kesepakatan mahasiswa
dengan dosennya masing-masing. Maka dari itu, jangan sampai tidak ada UAS
karena adanya Covid.
Bagi
mahasiswa semester enam angkatan 2017,
Kuliah Kerja Nyata (KKN) dilaksanakan
ditempatnya masing-masing, begitu pula dengan PPL.
Skripsi tetap
dilaksanakan, namun ada sedikit keringanan, misalnya pada FKIP, jika sekolahan
tutup dan uji lapangan tidak
memungkinkan, masalahnya bisa diubah atau dibatasi.
“Mahasiswa yang
beraktivitas di kampus tetap waspada, taati SOP, dan ikut perkuliahan sesuai ketentuan
yang ada. Bagi
yang tidak bisa beraktivitas di kampus, tetap semangat. Jaga kesehatan, olahraga,
makan yang sehat dan cukup” harapnya.
2) Kemahasiswaan
”Kegiatan
mahasiswa dapat disesuaikan, kalau sekiranya memang tidak harus bertatap muka,
lebih baik dialihkan melalui daring, untuk program kerja diusahakan tidak
begitu banyak bertatap muka, bisa dilakukan melalui virtual.”
Demikian dikatakan Suantoko, M.Pd.
selaku Wakil
Rektor III Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban,
Kamis (16/7/2020).
Dikatakan,
kemungkinan dalam waktu dekat ini tiap Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) akan
memiliki website masing-masing. Jadi, apapun program mahasiswa dapat
terekspos dan terdata secara rinci.
“Perekrutan anggota baru
tiap UKM juga melalui daring, untuk jadwal dan isi konten sama dengan
sebelumnya, hanya medianya saja yg
berubah. Disini gunanya website per-UKM, dapat digunakan dan
dapat diakses oleh mahasiswa baru yang ingin bergabung dengan UKM” imbuhnya.
Wakil Rektor III
menambahkan, untuk Program Kenal Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) masih
menyesuaikan, tetapi arahnya kemungkinan daring dan masih menungggu edaran
rektor.
“Bagi mahasiswa agar
bertanggung jawab kepada dirinya, organisasinya, dan tanggung jawab sosial
yang di emban. Mahasiswa diharapkan bisa
memiliki produk yang nantinya dapat berguna di masyarakat” harapnya.(FP)



