PWI MERIAHKAN HARI PERS NASIONAL BERSAMA PWI TUBAN AWARD

0
183
Unirow – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban memeriahkan Hari Pers Nasional (HPN) bersama PWI Tuban Award di Pendopo Kridho Manunggal Tuban  pada tanggal 26 Februari 2020.

Kegiatan ini  bertujuan untuk memperingati Hari Pers Nasional yang jatuh pada 9 Februari dan setiap tahunnya PWI Tuban selalu membuat rangkaian kegiatan seperti ini. Pada kegiatan ini PWI Tuban mengambil tema Hari Pers Nasional yaitu “Teknologi Kreativitas Integritas”.

Agenda kegiatan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban selama Hari Pers Nasional (HPN)  adalah donor darah, santunan anak yatim, pemberian reward kepada atlet berprestasi NI KONI Tuban, memberikan penghargaan (PWI Award) kepada Pemda Tuban instansi dan stake holder di kabupaten Tuban lainnya yang selama ini memiliki hubungan baik yang menjalin komunikasi dengan baik kepada awak media di Tuban. Selain itu PWI Tuban juga melaksanakan kegiatan diskusi publik dengan tema jurnalistik di mata masyarakat bersama pembicara yaitu ketua PWI Jawa Timur dan wakil bupati Tuban.


Pada pembukaan Hari Pers Nasional (HPN) bersama PWI Tuban Award yang mana pada acara ini dihadiri oleh segenap tamu undangan baik dari instansi pemerintah kabupaten Tuban maupun mahasiswa universitas yang ada di Kabupaten Tuban.

Untuk menyelenggarakan kegiatan ini panitia sudah mempersiapkan acara dari bulan Januari. Acara ini juga didukung dari banyak pihak, diantaranya Pemkab Tuban Stakeholder BUMN yang ada di kabupaten Tuban dan pihak terkait lainnya. Sehingga tidak ada kendala yang berarti dalam penyelenggaraan kegiatan ini.

Ketua pelaksana Achmad Choirudin mengungkapkan bahwa tidak ada kendala yang berarti karena banyak pihak yang sudah membantu.

“Tidak ada kendala karena banyaknya pihak yang membantu,” ungkapnya.

Achmad Choirudin berpendapat bahwa perkembangan pers saat ini sangat pesat dengan didukungnya peningkatan teknologi, khususnya di bidang media sosial yang semakin luas. Insan pers semakin mudah membagikan dan menyebar informasi berita yang mereka tulis kepada masyarakat luas dengan bantuan media sosial. Begitu juga untuk kesadaran pers masih perlu ditingkatkan, sebab sebagian masyarakat masih mudah terpengaruh dengan informasi hoax yang belum jelas sumber beritanya. 

Oleh karena itu, dengan adanya kegiatan ini Achamd Choirudin berharap agar dengan berkembangnya teknologi saat ini masyarakat bisa lebih selektif dalam menerima informasi yang belum jelas sumbernya. Sementara bagi insan pers bisa lebih memberikan informasi berita yang bersifat edukatif dan tidak provokatif. (Cit/Ulf) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini