Tuban – Himpunan Mahasiswa Civic Education (HIMACE) Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban menggelar acara seminar dengan tema “Mengimplementasikan Nilai-nilai Pancasila dalam Berdemokrasi Menuju Pilkada Serentak 2024” dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila sekaligus menyambut Pilkada dan memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang demokrasi pada (27/06/2024).
Muhammad Nur Halim, Ketua Umum HIMACE menegaskan bahwa tema dalam seminar yang dilaksanakan di Gedung Rektorat kali ini dipilih dengan alasan bahwa mereka ingin membahas tentang Pancasila dan demokrasi yang merupakan bentuk pemerintahan di mana seluruh warga negara memiliki hak yang sama untuk mengambil keputusan yang dapat mengubah hidup mereka.
“Tujuan diadakannya seminar ini yang pertama adalah memperingati hari lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni kemarin yang dimana Pancasila sendiri merupakan ideologi bangsa kita yang perlu kita jaga dan kita hormati. Kedua, perlu kita ketahui bahwasannya pada bulan November nanti akan ada Pilkada. Nah tujuan kami ialah menyambut sekaligus ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa yang dimana mahasiswa sebagai bagian dari masyarakat haruslah turut andil dalam perubahan bangsa melalui pemilu. Partisipasi dari mahasiswa dapat membawa perubahan dan perbaikan bangsa ke depannya. Tidak hanya berpartisipasi dengan memilih wakil rakyat dan presiden saja, namun juga turut menjaga dan mengawal mulai dari pelaksanaan pemilu hingga pengumuman hasil,” lanjutnya.
Seminar ini dihadiri oleh 70 orang peserta, serta mengundang seluruh Hima Prodi yang ada di Unirow, salah satu Hima Prodi HKI dari IAINU, dan mahasiswa umum dari Unirow. Selain itu, HIMACE juga menghadirkan dua pemateri, yaitu Dwi Wahyu Kartika Sari, M.Pd. yang merupakan Dosen Prodi PPKn dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Tuban, Sutrisno Puji Utomo, S.Pd., M.H.
“Waktu persiapan kurang lebih satu bulan kak, untuk kendala hampir tidak ada kendala yang cukup berarti hanya saja pada lokasi atau gedung yg akan digunakan cukup mengalami kesulitan dikarenakan gedung yang biasa dipakai untuk kegiatan mahasiswa direnovasi. Tapi alhamdulillah kita bisa beralih ke gedung rektorat namun di tempat tersebut banyak jadwal kegiatan yang cukup padat sehingga harus mencari waktu yang kosong saat ingin membuat kegiatan di sana,” tutur Halim.
Ketua Umum HIMACE tersebut berharap agar mahasiswa semakin cerdas dalam memilih, serta aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi.
“Harapannya adalah mahasiswa diharapkan semakin cerdas dalam memilih serta aktif berpartisipasi dalam proses demokrasi. Cerdas dan aktif dalam berdemokrasi menjadi salah satu syarat yang dapat menentukan kualitas dari penyelenggaraan pemilu. Pemilu sendiri dilaksanakan tidak lain adalah untuk mencari pemimpin yang akan mengisi jabatan politik tertentu, baik eksekutif maupun legislatif,” pungkasnya. (Amaliya Syafitri)



