Tuban– Program studi pendidikan guru sekolah dasar( PGSD)
sukses adakan pagelaran seni tari di panggung budaya unirow siang tadi pada (6/7).
Seperti yang diketahui bahwa calon guru sekolah dasar nantinya digadang-gadang
untuk menjadi multitalenta, sehingga program pagelaran seni tari ini akan
menjadi langkah awal bagi mahasiswa PGSD Unirow.
Pagelaran seni tari oleh mahasiswa PGSD ini selalu
ditampilkan ketika mahasiswa PGSD menginjak semester lima, akan tetapi pada
angkatan 2020 kegiatan pagelaran seni tari dilaksanakan saat semester enam karena
adanya perubahan kurikulum sehingga mata kuliah seni tari dan drama sd baru
dilakukan pada semester ini.
Acara tersebut diadakan guna memperkenalkan adanya seni tari di PGSD
Unirow, menampilkan karya-karya menarik yg dihasilkan dari mahasiswa PGSD
Unirow dan melatih kepercayaan diri para mahasiswa.
Fera Dwidarti, selaku dosen pengampu mata kuliah seni tari
dan drama di Unirow mengatakan”
acara ini untuk melatih kepercayaan diri mahasiswa PGSD dan Alhamdulillah-nya
mereka menampilkan yg terbaik sampai saya tidak menyangka bahwa beberapa dari
mereka adalah mahasiswa yg mungkin kurang percaya diri di dalam kelas”
ujarnya
Pagelaran seni tari juga dilaksanakan sekaligus dengan ujian
akhir semester pada mata kuliah ini, sehingga dalam setiap penampilan tari akan
ada penilaian dari juri yg diambil dari wirogo, wiromo, wiroso yang
meliputi gerakan, olah rasa, kesesuaian dengan iringan dan juga dilihat dari
segi kostum dan perform per kelompok.
Acara ini sukses dalam menampilkan 15 kelompok dari tiga kelas
di PGSD Unirow, ” Alhamdulillah
saya sangat lega karena sudah berhasil menampilkan yg terbaik di pagelaran seni
tari ini” ujar Widya anggota kelompok yg menampilkan tarian rampyak bhinneka.
“Selain menampilkan tarian yg menarik acara diharapkan
untuk melatih skill para mahasiswa PGSD
lulusan unirow sehingga nantinya ketika benar² menjadi guru di lembaga
pendidikan para mahasiswa sudah mempunyai pengalaman dalam hal kebudayaan
karena budaya sangatlah dilirik di lembaga pendidikan”. Tutup Fera Dwidarti, dosen PGSD Unirow. (Dewi)


