Merajut Cerita, Menyatukan Asa: CGC 2025 Bangun Keakraban dan Potensi Mahasiswa Ilkom

0
88
Dokumentasi Foto Bersama CGC Himaikom 2025

Tuban, 3 November 2025 — Di bawah langit pagi yang cerah, irama Indonesia Raya dan Mars Unirow bergema di kawasan Sendang Asmoro, menandai dimulainya Communication Gathering Camp (CGC) 2025.

Acara tahunan yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Himaikom) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) ini kembali hadir dengan tema hangat: “Weaving Stories Through Communication” — Merajut Cerita Melalui Komunikasi.

Kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antar mahasiswa Ilmu Komunikasi, khususnya mahasiswa baru (maba) angkatan 2025. Sebanyak 54 peserta berkumpul dengan semangat, membawa tenda, perlengkapan, dan rasa ingin tahu, siap menenun kisah kebersamaan di tengah suasana alam Sendang Asmoro.

Ketua pelaksana, Sunjin Febriana, dalam sambutannya menyampaikan bahwa CGC bukan sekadar kegiatan kumpul biasa, melainkan ruang untuk membangun momen dan mempererat persahabatan.

“Semoga kegiatan ini dapat mempererat hubungan, tidak hanya di antara teman-teman HIMA, tetapi juga seluruh mahasiswa Ilmu Komunikasi,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum Himaikom, Setyo Bagus Purwanto, menegaskan bahwa CGC adalah wadah aktualisasi diri.

“CGC bukan sekadar acara have fun, tapi tempat kalian menunjukkan kualitas dan potensi besar masing-masing. Kami berharap kegiatan ini bisa memperkenalkan HIMA dan mendorong kalian ikut berproses di organisasi,” ungkapnya.

Kemeriahan semakin terasa ketika Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Unirow, Ibu Setya Irawati, S.Sos., M.I.Kom, secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, beliau menyoroti pentingnya pembaruan kurikulum yang relevan dengan perkembangan teknologi komunikasi.

“Kurikulum akan kami sesuaikan agar relevan dengan era digital. Kami berharap Himaikom dapat terus membuat kegiatan yang bermanfaat dan kreatif, seperti CGC ini,” tuturnya.

Beliau juga mendorong mahasiswa untuk berani menciptakan ide-ide baru.

“Manfaatkan waktu di kampus untuk berkarya. Kami siap mendukung fasilitas yang kalian butuhkan. Tunjukkan warna baru dan ide-ide gila kalian yang belum pernah ada sebelumnya,” pesannya disambut tepuk tangan meriah dari peserta.

Suasana hangat dan penuh keakraban terasa sepanjang kegiatan. Para peserta mendirikan tenda masing-masing, mengikuti berbagai materi seperti Leadership & Public Speaking, PKM dan P2MW, Fotografi dan Videografi, hingga Event Organizer. Malam harinya, mereka menampilkan pentas seni dan hiburan dari panitia serta anggota HIMA sendiri — berbeda dari tahun sebelumnya yang menghadirkan penampil dari luar.

Sederhana, namun justru penuh makna dan kebersamaan.

Pemilihan lokasi di Sendang Asmoro juga menjadi warna tersendiri bagi CGC tahun ini.

“Kami ingin suasana baru yang lebih dekat dengan alam. Pilihan awal sebenarnya di Pantai Kelapa, tapi karena pertimbangan biaya, akhirnya dipilih Sendang Asmoro yang tak kalah menarik,” ungkap salah satu panitia.

Kegiatan ditutup pada 4 November 2025 dengan serangkaian acara seperti outbound, senam pagi, hingga sesi penutupan dan pembagian penghargaan bagi peserta dan klaster terbaik. Momen pembongkaran tenda menjadi simbol berakhirnya perjalanan dua hari yang penuh kesan.

Lebih dari sekadar kegiatan di alam terbuka, CGC 2025 menjadi perjalanan kecil menuju kebersamaan yang lebih besar. Tentang cerita yang dirajut melalui komunikasi, tawa, dan kerja sama.

Dan seperti tema besarnya — Weaving Stories Through Communication — di sinilah kisah baru mahasiswa Ilmu Komunikasi Unirow mulai ditulis.

Penulis: Nadia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini