Tuban – Mahasiswa/i Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Angkatan 2022 Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban sukses melaksanakan kunjungan observasi di Sekolah Luar Biasa (SLB) ABD Negeri Tuban pada Senin (25/11/2024).
Kunjungan ini berlangsung dari pukul 07.10 WIB hingga selesai, diikuti oleh 38 mahasiswa PBSI Angkatan 2022, didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Salimullah Tegar Sanubarianto, M.Pd., yang akrab disapa Salim.
Salim menjelaskan tujuan utama observasi ini, yakni memberikan pengalaman unik bagi mahasiswa dengan mengamati interaksi siswa berkebutuhan khusus.
“Ini merupakan bagian dari UTS untuk mata kuliah Metodologi Penelitian Bahasa dan Pengajarannya. Saya ingin mahasiswa melihat pola komunikasi yang berbeda antara siswa disabilitas dengan lingkungannya. Hal ini dapat menjadi bahan penelitian yang menarik dan menambah wawasan mahasiswa,” ujar Salim saat diwawancarai.
SLB sebagai Lokasi Pilihan Observasi
Salim juga mengungkapkan alasan memilih SLB ABD Negeri Tuban sebagai lokasi observasi.
“Di SLB, mahasiswa dapat menemukan pola komunikasi yang berbeda dan mendapatkan pengalaman baru yang mungkin jarang mereka temui. Dengan begitu, mereka dapat mengembangkan rasa empati dan kesadaran bahwa setiap individu memiliki keunikan yang patut diterima dan dihargai,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan kegiatan serupa di tahun mendatang, Salim menyatakan optimisme.
“Insyaallah, kegiatan serupa akan dilakukan lagi dengan lokasi, situasi, dan pola komunikasi yang berbeda untuk memberikan tantangan baru bagi mahasiswa,” tambahnya.
Hasil dan Harapan
Salim menyampaikan apresiasi terhadap mahasiswa PBSI Angkatan 2022 yang menunjukkan keterlibatan aktif selama kegiatan.
“Ternyata yang terjadi lebih dari yang saya harapkan teman-teman di sini luar biasa membaur dengan teman-teman berkebutuhan khusus terus mengambil datanya juga tidak menjarak. Ya teman-teman yang berkebutuhan khusus itu juga merasa nyaman jadi situasi berjalan sangat baik dalam sebuah penelitian bahasa itu merupakan sesuatu yang ideal begitu. Jadi data bahasa bisa diambil secara alami. Ini luar biasa sekali,” tuturnya.
Kemudian beliau juga mengatakan Harapan nya untuk teman-teman PBSI Angkatan 2022
“Kalau harapan saya teman-teman untuk pengalaman kali ini bisa menjadi satu pengalaman yang berharga bagi teman-teman siapa tahu nanti justru menginspirasi atau mengubah pola pikir tambah relasi dan juga melihat peluang kerja dari sini begitu ya. Atau nanti ada yang tertarik menekuni dunia pengajaran disabilitas dengan bahasa isyarat dan sebagainya dan semoga nantinya akan mengarah ke sana. Yang paling penting adalah kepekaan teman-teman menerima sesuatu yang berbeda yang tidak ditemui dalam sehari-hari itu bisa muncul hubungan nanti kedepannya,” pungkas Salimullah Tegar Sanubarianto Selaku dosen pengampu mata kuliah Metodologi Penelitian bahasa dan pengajarannya. (Ika)



