Kegiatan Donor Darah di Universitas PGRI Ronggolawe Tuban Disambut Antusias Mahasiswa

0
254

Tuban – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menggelar kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI), bertempat di Klinik Unirow pada Selasa (24/9).

Para pendonor terdiri dari mahasiswa, dosen, serta tenaga kependidikan turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Kegiatan donor darah ini adalah bentuk kepedulian sosial kami untuk membantu memenuhi stok permintaan darah di UDD PMI Kabupaten Tuban serta membantu kebutuhan darah di wilayah setempat. Selain itu, kami ingin meningkatkan kesadaran akan pentingnya donor darah secara rutin,” ujar Safta Zulia Seven, Ketua Umum UKM KSR PMI.

Sebelum mendonorkan darah, setiap peserta melalui beberapa tahap pengecekan oleh panitia, termasuk registrasi, pengecekan tinggi badan, berat badan, tensi, dan suhu tubuh, serta pendataan peserta yang lolos atau tidak lolos sebagai pendonor. Setiap peserta yang lolos juga menerima bingkisan sebagai bentuk apresiasi.

(Tensi Darah)

Menurut Safta, partisipasi mahasiswa sangat tinggi, dan kegiatan ini memiliki manfaat besar bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah. Selain itu, kegiatan ini juga berperan dalam memantau kesehatan para pendonor secara rutin.

Edukasi dan sosialisasi juga dilakukan oleh panitia sebelum acara, terutama kepada mahasiswa yang belum pernah mendonorkan darah, dengan memberikan informasi penting mengenai donor darah serta menjawab pertanyaan yang mungkin mereka miliki.

Kegiatan Donor Darah RKTL ini dilaksanakan secara rutin setiap tiga bulan sekali. Dalam pelaksanaannya kali ini, target lebih dari 25 pendonor berhasil dicapai dengan baik. Panitia terus memantau jumlah pendonor yang lolos dan tidak lolos, serta bersiap mendonorkan darah mereka sendiri jika target belum tercapai.

“Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi acara rutin tahunan di Universitas PGRI Ronggolawe Tuban untuk membantu masyarakat yang membutuhkan darah. Semoga kegiatan semacam ini terus dilakukan agar kita bisa membantu sesama. Jangan hanya fokus pada informasi negatif tentang donor darah, karena sisi positifnya jauh lebih banyak,” tambah Safta Zulia Seven.

Penulis dan Reporter : Ossy Febianty
Editor                      : Kartika Ningsih

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini