Gagal Panen Tiga Kali, Warga Desa Karangtengah Antusias Ikuti Sosialisasi Wereng oleh Mahasiswa Unirow

0
217

Tuban – KKN (kuliah kerja Nyata) Universitas PGRI
Ronggolawe Tuban adakan seminar pertanian yang mengangkat tema “Sosialisasi
dan Strategi dalam Pengendalian Hama Wereng pada Tumbuhan Padi” yang
bertempat di Balai Desa Karangtengah, kegiatan sosialisasi yang diselenggerakan
oleh KKN-T Kelompok lima Desa Karangtengah, menghadirkan dua pemateri, Maydasi
Belbo, SP. dan Jeha Easton Ittaqaesa dari unit kerja: Dinas Pertanian dan
Ketahanan Pangan, namun karena adanya suatu halangan mengakibatkan sosialisasi
hanya dihadiri oleh satu narasumber saja.

Acara sosialisasi dilakukan pada malam hari dengan harapan
jumlah peserta banyak, sebab mayoritas masyarakat desa setempat adalah petani.
Acara dihadiri oleh 30 Peserta , namun beberapa dari mereka tidak mengikuti
hingga penghujung acara.  Erfa Meiliyah,
selaku master of ceremony mengungkapkan beberapa faktor penyebabnya
“mungkin karena terlalu larut malam hingga peserta mengantuk atau lainnya,
disebabkan kemoloran waktu memulai acara, itu juga disebabkan jumlah peserta
yang hadir sehingga acara tidak sesuai rundown awal” ungkapnya.

Strategi atau ide sosialisasi ini muncul dan dicetuskan
langsung oleh kelompok KKN 05, luluk widianto selaku ketua kelompok memaparkan alasan
“tercetusnya ide tersebut dikarenakan ketika  kami melakukan penelitian pada ekonomi
masyarakat kami menemukan banyak keluhan pada sektor pertanian, yang mana tiga
kali gagal panen akibat hama wereng yang menyerang, kami ingin sebuah gebrakan
terjadi supaya masyarakat mengetahui ilmu baru dalam pertanian demi menyokong
ekonomi masyarakat yang baik” ujarnya ketika diwawancarai di lokasi pada Sabtu
(12/8/2023).

Dalam penyembuhan dari hama wereng di Desa Karangtengah
sudah melakukan berbagai pengobatan pestisida maupun pupuk, namun hal ini
dibantahkam oleh pemateri Jeha Easton “ketika mengobati hama wereng ini
tidak cukup hanya dengan pupuk, justru dengannya akan memperbanyak zat asam
pada tanah, yang paling tepat kita kurangi zat asamnya terlebih dahulu”
papar beliau ketika memberikan materi.

“Juga sebetulnya ada obat yang lebih murah dengan
membuat sendiri  jadi tidak pakai
pestisida lagi, maksudnya lebih murah dan lebih mujarab, atau bisa juga dengan
kita menanamkan jamur positif sehingga bisa menghadang hama-hama yang akan
menyerang” tambahnya. (Erfa)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini