Unirow- Dalam masa pandemi ini berlangsungUniversitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban Peduli, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unirow mengadakan kegiatan Bakti Sosial (baksos) lawan Covid-19 dengan membagikan sembako kepada masyarakat sekitar Tuban Kota yang terdampak virus Corona, Minggu (19/04).
Pandemi covid 19 baru-baru ini banyak melumpuhkan berbagai sektor sumber penghasilan masyarakat. Baksos (Bakti Sosial), merupakan salah satu program kerja (porker) tahunan BEM yang bersifat insidental. Mengingat, dampak dari penyebaran Covid-19 sangat terasa pada perekonomian masyarakat, maka BEM berinisiatif mengadakan baksos dengan pendanaan dari Universitas.
Mengusung tema “Unirow Peduli Solidaritas Lawan Covid-19”, baksos tersebut dilangsungkan dengan membagikan sembako kepada masyarakat yang terdampak. Terdapat 160 paket berisi beras, minyak goreng, dan mie instan untuk dibagikan kepada masyarakat.
Andika Wahyu Julian selaku Presiden Mahasiswa (Presma) mengatakan bahwa dampak covid-19 sangat terasa pada masyarakat. Mengingat, pandemi ini sangat mengguncang di berbagai sektor.
“Khususnya di sektor ekonomi mikro, maka kami membagikan sembako sebagai upaya membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Pada kegiatan ini, BEM menggandeng sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Organisaai Mahasiswa (Ormawa), mulai dari Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), hingga Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI) untuk ikut serta dalam melangsungkan kegiatan.
“Kegiatan ini telah dipersiapkan selama dua minggu sebelum pelaksanaan. Namun, kami mengalami kendala mengenai sulitnya dalam berkoordinasi dengan internal BEM maupun Ormawa. Mengingat himbauan pemerintah tentang sosial distancing sehingga kami hanya bisa berkoordinasi melalui daring,” ungkapnya.
Sementara itu, Andika juga menjelaskan, terkait sejumlah titik persebaran pembagian sembako di sekitar Tuban kota tersebut di antaranya, Jl. Gajah Mada, Jl. KH. Mustain, Pasar Bongkaran, Pasar Sore, Gedung Olah Raga (GOR), dan Alun-alun Tuban.
“Untuk sasarannya adalah masyarakat terdampak yang kami prioritaskan kepada tukang becak,” jelasnya.
Selain itu, Andika juga berharap agar apa yang dilakukan bersama seluruh mahasiswa yang tergabung dalam ormawa dapat memberi manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam membantu meringankan beban masyarakat, serta dapat menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa. (Say/Wachu)


