4 Mahasiswa UNIROW Lolos Program Kampus Mengajar

0
187

 

Puluhan
mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe Tuban mengikuti seleksi Program Kampus
Mengajar Angkatan 1 (satu) 2021. Kampus Mengajar merupakan bagian dari Kampus Merdeka yang bertujuan
memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar dan mengembangkan diri melalui
aktivitas di luar kelas perkuliahan.

Sebanyak 4 mahasiswa Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas
PGRI Ronggolawe lolos dalam seleksi tingkat nasional yang dilakukan
Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Ditjen Dikti). Empat
mahasiswa itu diantaranya adalah Diah Shela Andrianti yang ditempatkan di SDN
Karang, Hidayatun Kasanah yang ditempatkan di SDN Waleran III Grabakan, Citra
Krisna yang ditempatkan di SDN Bejagung I, dan Firdaus Qoofa Putri Tsania yang
ditempatkan di SDN Sugihwaras Parengan. Keempat mahasiswa tersebut adalah
mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika.

Program Kampus Mengajar memberi mahasiswa
kesempatan belajar dan mengembangkan diri dengan berkolaborasi bersama guru.
Tidak hanya proses pembelajaran, tapi juga mengembangkan teknologi belajar dan
administrasi sekolah di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Ka Prodi Pendidikan Matematika mengaku bersyukur
dengan lolosnya mahasiswa Pendidikan Matematika dalam program Kampus Mengajar
ini dan mengucapkan selamat kepada mahasiswa yang lolos. Program tersebut juga
menjadi salah satu agenda di dalam kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka
(MBKM).

Hasil dari kegiatan tersebut akan dikonversikan
menjadi penilaian pada mata kuliah di program studi masing-masing sejumlah 12
Satuan Kredit Semester (SKS), selain itu mahasiswa yang lolos program ini juga
mendapatkan potongan uang kuliah sebesar 
Rp. 2.400.000 dan biaya hidup sebesar Rp. 700.000 per bulan selama 3
bulan.

Diah Shela Andrianti salah satu mahasiswa yang
lolos program ini  merasa bahwa lolos
dalam program ini merupakan salah satu tanggung jawab yang besar baginya,
karena dengan lolos program ini artinya dia harus ikut berkontribusi dalam
pembangunan pendidikan di Indonesia. Meski begitu dia mengaku mendapatkan
dukungan dari berbagai pihak.

“Saya rasa lolos dalam program ini menjadi
tanggung jawab yang besar. Saya akan melaksanakannya dengan baik, saya ingin mengabdi
kembali di negeri kelahiran salah satunya dengan memajukan pendidikan dan
melahirkan generasi penerus yang kompeten dan berkarakter,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini