Pengembangan minat bakat siswa dalam kegiatan Koekstrakulikuler

0
263
(Dokumentasi pribadi)

Ekstrakulikuler sendiri biasanya sering di sebut ekskul , ekskul merupakan kegiatan tambahan dari sekolahan untuk menentukan minat dan bakat siswa dan siswi. Selain kegiatan intrakulikuler, setiap sekolah pun mengadakan kegiatan ekstakulikuler. Ekstrakulikuler pun mempunyai tujuan sendiri untuk mengembangkan minat, bakat, serta potensi siswa. Siswa juga di ajarkan untuk mengasah soft skil mereka untuk berani tampil dan harus berani berpendapat. Namun ada beberapa siswa yang menganggapnya itu remeh, tapi dari situlah mereka belajar untuk mengembagkan bakat bakat yang terpendam di dirinya.

Ekstrakulikuler di lingkungan SD hanyalah beberapa yang di terapkan karena hanya di wajibkan untuk anak kelas 4 sampai 6 saja. Ada beberapa ekskul yang di terapkan di dalam sekolah dan di luar sekolah. Ekskul yang di dalam sekolah seperti rebana,drumbend,volly. Sedangkan ekskul yang di lakukan di luar sekolah hanyalah 1 yakni pramuka. Kegiatan ekstrakurikuler apapun bentuknya boleh diadakan di dalam sekolah ataupun di luar sekolah. Hanya saja jangan sampai kegiatan ekstrakurikuler yang ada tidak terjamin aspek keamanannya. justru nanti berbahaya bagi peserta kegiatan ekstrakurikuler tersebut. Bahkan nantinya dapat menimbulkan korban jiwa.

Tentu dalam hal ini kepala sekolah yang mempunyai wewenang untuk memutuskan, apakah berbagai bentuk kegiatan ekstrakurikuler sekolah tersebut wajib dihilangkan ataupun digantikan dengan kegiatan lainnya yang justru lebih bersifat edukatif tanpa mengabaikan aspek keamanannya.

Kegiatan kepramukaan merupakan pendidikan diluar sekolah yang dilakukan dengan bentuk menarik ,menantang ,dan menyenangkan .Pramuka sebagai upaya pembentukan watak dan karakter generasi muda .Pramuka merupakan salah satu pendidikan non formal yang mampu bertahan dalam segala zaman yang menjadi banteng dalam mendidik dan membina generasi muda dengan jiwa tangguh ,terampil ,cerdas dan disiplin .Dalam kegiatan pramuka bukan hanya materi atau isi pelajaran yang perlu diperhatikan melainkan bagaimana kita dapat melahirkan dan menumbuhkan sikap-sikap serta perbuatan –perbuatan yang baik yang akan membentuk karakter dan kekuatan jasmani dari diri tersebut .

Hal ini bisa dilihat dari cara kerja regu atau kelompok penggalang untuk berkerja sama dalam satu tim dalam mencapai satu tujuan yang sama .Ekstrakurikuler sekolah ini memberikan banyak manfaat bagi siswa, maka tidak aneh jika setiap sekolah mewajibkan siswa minimal mengambil 1 ekstrakurikuler.

Tetapi belum banyak SD yang menambahkan kegiatan ekskul di sekolah di karenakan terbatasnya tenaga pendidik, alat alat yang layak, bahkan tempat yang memadai. Kebanyakan SD hanya menerapkan satu atau dua ekskul saja dan itu masih belum di wajibkan untuk anak kelas 1 sampai 3.  Setiap siswa kelas 4-5 wajib memilih satu di ekskul yang telah di terapkan di SD.

Di samping itu banyak siswa siswi yang memilh kegiatan ekskul Pramuka karena mereka berfikir bahwa setiap kegiatan pasti ada kemah dan petualang. Dan kebanyakan yang mengikuti ekskul voly itu laki-laki karena lebih dominan main ke fisik. Semua kegiatan ekskul yang ada di SD itu untuk melatih dan memberikan kita ilmu ilmu tambahan untuk mencetak generasi penerus bangsa. Mereka sejak kecil sudah di latih untuk membangun minat bakat. Dengan demikian kepala sekolah serta guru guru yang ikut menjadi peran sebagai pelatih harus memikirkan kurang lebih dari kegiatan ekskul pramuka di sekolah SD. Dikarenakan demi keselamatan dan keamanan siswa. Kegiatan ini di sepakati jika kemah dan petualang bisa di lakukan di luar sekolah selama 2 bulan sekali.

Adanya ekskul ini untuk memberikan pengetahuan tambahan apabila ada panggilan lomba kita sudah bisa menyiapkan sudah dari jauh jauh hari. Sekolah pun bisa memberikan persiapan dengan berlatih setiap seminggu sekali. Dengan adanya ekskul ini semuan membuat siswa merifres pikiran mereka dan buat hiburan dan ilmu tambahan. Orang tua pun suka sengan adanya kegiatan ini karena membantu anak anaknya berfikir kritis dan bererlatih sejak dini.

Meskipun siswa diwajibkan untuk mengikuti ekstrakurikuler, siswa mampu menghasilkan karya karya mereka. Hal tersebut berkaitan dengan adanya metode khusus yang digunakan oleh pembina. Saat melakukan pembelajaran,

Ketika siswa mengikuti ini maka siswa harus bisa mengatur atau memanajemen waktu dengan baik. Selain jadwal yang lebih padat, kadang ekstrakurikuler yang kita ikuti tidak diminati oleh teman dekat, maka dari itu setiap siswa harus bisa mandiri membuat jadwal dan mengatur waktu sebaik mungkin agar kegiatan ekstrakurikuler ini tidak mengganggu waktu belajar sekolah.

Meskipun ada beberapa sekolah yang memberikan dispensasi kepada siswa yang memang memiliki kegiatan khusus, tapi terkadang orang tua tetap tidak ingin prestasi ekstrakurikuler sekolah mengganggu nilai raport siswa. Maka dari itu, siswa harus pandai pandai dalam memanajemen waktu, jangan sampai karena ekstrakurikuler jadwal belajar pelajaran utama malah terabaikan.

Konsep kegiatan monoton itu dapat meningkatkan stress siswa, karena tuntutan siswa seakan hanya belajar, belajar dan belajar. Tapi dengan adanya ekstrakurikuler, konsep waktu monoton itu bisa dirubah dan diganti dengan kegiatan yang mereka sukai. Selain itu siswa juga akan merasa lebih semangat apalagi ketika hari yang mereka nanti nanti untuk ekstrakurikuler telah tiba.

 

Penulis: Dina Zahwa Hikmatul Maula

Penulis adalah Mahasiswa program studi guru sekolah dasar angkatan 2023, FKIP  universitas PGRI Ronggolawe Tuban dan tugas ini merupakan tugas kuliah yang di ampu oleh ibu Yunita Suryani, MPd

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini