Gelar Seminar Kepemiluan Agenda 5 Tahunan, HIMACE: Semoga ke Depannya Indonesia Bebas Golput

0
202

 


Himpunan Mahasiswa Civic Education (HIMACE) Universitas PGRI
Ronggolawe (UNIROW) Tuban
, usai gelar acara seminar kepemiluan yang berlangsung di lantai tiga Perpustakaan kampus
setempat, pada Rabu pagi (05/07).

Usung tema “Strategi Mewujudkan Agenda 5 Tahunan dalam Konteks
Pemilihan Umum
yang Luberjurdil dan Berintegritas”, Ahmad Nizam Adha, Selaku
Pimpinan HIMACE
sekaligus Ketua Pelaksana Acara, menjabarkan alasannya usung tema tersebut. Terkait topik yang
masih hangat tentang kepemiluan
, selain menambah wawasan, kita sebagai mahasiswa yang notabenenya adalah agen of change, bertepatan tahun depan atau hari ini, Negara Indonesia akan melangsungkan pemilu setiap lima tahun sekali, jadi kita harus ikut
berperan aktif.

Adanya seminar ini agar bisa mengantisipasi dan meminimalkan adanya golput, serta membangkitkan kesadaran tentang hak dan tanggung jawab kewarganegaraan dalam
demokrasi untuk memilih
, tanpa adanya money politik di dalamnya. Lakukan persiapan selama tiga minggu,
panitia dan pengurus akui acara berjalan dengan lancar tanpa adanya kendala, karena
kerjasama, koordinasi, dan komunikasi antar anggota yang baik. Seminar yang
dimulai pukul 09.00 sampai 11.30 tersebut dihadiri sebanyak 50 mahasiswa dari
berbagai Program Studi kampus setempat.

Mendatangkan dua dosen asal Ilmu Politik
sebagai pemateri utama, Usep Supriatna dan Hasanul Bulqiyah, menerangkan
beberapa strategi dalam kepemiluan diantaranya yaitu menjalankan tugas sesuai
fungsi, tujuan, dan integritasnya. Beliau juga mengatakan bagi para pelaku anggota
DPR yaitu perlu melaksanakan kampanye dalam kehidupan nyata maupun sosial
media.

“Pemimpin yang dibutuhkan negara Indonesia saat ini adalah orang yang jujur,
adil, tegas, mengayomi masyarakat
, dan mengerti apa kebutuhan masyarakat. Jika dilihat dari kemajuan pemimpin
saat ini, Indonesia sudah mengarah ke negara berkembang yang ingin otw maju
dengan infrastruktur ibukota, UKM dan negara 3
T yang hampir semua dibangun, jadi yang awalnya belum
dibangun sekarang semuanya mulai dibangun mulai dari perbatasan sampai
daerah-daerah terpencil. Satu lagi, Indonesia dikatakan sebagai negara maju,
karena sepertinya kalau dari perspektif saya kalo kita lihat Indonesia ingin
menjadi negara maju seperti di Amerika, karena Ibu Kota Negara yang pindah di
Kalimantan dan
Jakarta nanti akan menjadi pusat ekonomi dan bisnis, sehingga pusat
pemerintahan akan seperti New York” ungkap Hasanul Bulqiyah selaku pemateri
kedua.

Harapan yang tidak kalah keren juga disampaikan oleh Ahmad Nizam, selaku Pimpinan Umum HIMACE,
“harapan agar ke
depannya paling tidak HIMACE bisa memberikan dan melaksanakan
kegiatan atau acara yang bermanfaat terutama bagi
Program Studi Pendidikan
Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN)
, semoga dari kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan dapat
meningkatkan soft
skill dari para mahasiswa PPKN dan
UNIROW utamanya”.

Mulai tema acara hingga
harapan yang disampaikan oleh panitia kegiatan seminar kepemiluan, sangat
menggambarkan ketekatan dan kepedulian untuk melakukan perubahan dan
peningkatan akan hak-hak suara di
tahun mendatang. Politisi semuanya sama. Mereka berjanji untuk membangun
jembatan, meski tidak ada sungai. (Achla, Erva)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini