Unirow- Rektor Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, Prof. Dr. Dra. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar ke-2 di Unirow Tuban, Kamis (26/12).
Acara pengukuhan yang digelar di Panggung Wisuda Unirow berjalan dengan lancar. Dihadiri oleh segenap civitas akademika Unirow beserta tamu undangan dari berbagai kampus di Jawa Timur.
Prosesi pengukuhan dipimpin oleh Prof. Dr. Agus Wardhono, M.pd. selaku ketua senat pada rapat terbuka pengukuhan Guru Besar.
Pada pengukuhan tersebut, Bu Dian sapaan akrabnya menyampaikan pidato pengukuhan yang berjudul “Pendekatan Biologi Molekuler Pada Mekanisme Resistensi Bakteri terhadap Obat sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Menuju Sumber Daya Manusia Unggul”.
Ia menyebutkan bahwa melalui teknik diagnosis penyakit secara molekuler maka sangat mendukung peningkatan kesehatan masyarakat terutama dalam menghadapi era global. Dimana diperlukan diagnosis yang spesifik, cepat dan akurat.
“Dengan pendekatan biologi molekuler ini dapat dijelaskan mekanisme resistensi secara detail terhadap kesehatan masyarakat, sehingga dapat dikembangkan teknik diagnosis penyakit yang spesifik, cepat dan akurat,” jelas Rektor yang akrab disapa Bu Dian.
Pada kesempatan itu, Prof. Dr. Soeprapto yang merupakan Kepala LLDIKTI Provinsi Jawa Timur mengatakan, jumlah guru besar atau Profesor di Jawa Timur merupakan yang tertinggi di tingkat nasional. Yakni tersebar sebanyak 2,7 persen dari jumlah nasional.
“Jawa timur angka guru besarnya sudah lebih tinggi dari angka nasional, yaitu sekitar 2,7 persen dari jumlah nasional,” jelasnya.
Selain itu, ia juga mengharapkan agar Bu Dian selaku profesor yang baru dikukuhkan bisa membawa amanah. Karena ia bukan lagi Rektor yang dulu, tapi Rektor yang juga guru besar, yang mana memiliki jabatan akademik tertinggi dan punya otoritas keilmuan serta dapat meningkatkan mutu pendidikan untuk menjadi lebih baik lagi.
“Mudah-mudahan bisa membawa amanah, dan dapat meningkatkan mutu pendidikan untuk menjadi lebih baik lagi,” harapnya.
Sementara itu, Bu Dian dengan rasa haru mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu sehingga dirinya bisa meraih predikat sebagai seorang Guru Besar, dan ia juga bersyukur telah mendapat kepercayaan menerima jabatan tertinggi dalam dunia pendidikan.
“Rasa syukur saya kehadirat Allah SWT atas segala limpahan karunia-Nya, sehingga saya mendapat kepercayaan menerima jabatan tertinggi dalam dunia pendidikan ini,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa menjadi seorang guru besar harus semakin banyak melayani masyarakat. Yakni dengan menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, Pengabdian kepada Masyarakat, serta berbakti kepada almamater, Nusa dan Bangsa.
“Jabatan akademik ini merupakan anugerah yang tidak terhingga dan merupakan amanah yang harus terus saya jalankan dalam mengembangkan ilmu pengetahuan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan agar ia dapat mengemban amanah dengan baik.
“Semoga saya dapat mengemban amanah ini dengan baik demi agama, nusa, dan bangsa,” pungkasnya. (Say)



