Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Kampung Sayur

0
218

 

Pada tahun 2019 Kabupaten Tuban menempati peringkat ke-5 Kabupaten/Kota
Termiskin di Jawa Timur versi BPS.
Tingginya angka
kemiskinan di Kabupaten Tuban, mendorong tim
Pengabdian
Kepada Masyarakat (PKM) di Prodi (Program Studi) Ilmu Komunikasi FISIP Unirow
Tuban, untuk turut serta dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
swasembada pangan, yaitu pengembangan kampung sayur di wilayah RT 01/RW 05
Kelurahan Ronggomulyo, Kecamatan Tuban. Selain swasembada pangan, diharapkan
kampung sayur mampu menjadi tanaman produksi yang bisa dijual untuk menambah
pendapatan.

Mengapa di Kelurahan Ronggomulyo khususnya RT 01/RW 05?
Karena masyarakat di wilayah ini masih banyak yang termasuk kategori Keluarga
Penerima Manfaat (KPM). Selain mendapatkan program sosial dari pemerintah, juga
mendapatkan program bantuan kesehatan. Ironisnya, Kelurahan Ronggomulyo masuk
dalam kecamatan kota yang terletak di jalan protokol, yaitu Jalan Basuki
Rahmat.

Menurut Ketua tim
pengusul, yaitu Satya Irawatiningrum, M.I.Kom, sebagian besar masyarakat
wilayah ini bermata pencaharian swasta, sedangkan kaum perempuannya (ibu-ibu)
adalah ibu rumah tangga. Di samping itu, di wilayah ini banyak yang berstatus
janda dan tidak mempunyai penghasilan tetap. Penghasilan mereka sebagian
diperoleh dari  bantuan anak-anak mereka
yang sudah bekerja.

Program yang dilakukan
oleh tim PKM meliputi pengadaan bibit tanaman yang siap tanam di sepanjan gang,
dan peningkatan keterampilan menanam melalui pelatihan menanam sayuran organik
di lahan sempit. Dan setelah beberapa bulan program ini berjalan, lahir lah
kampung sayur di wilayah RT 01/RW 05 Kelurahan Ronggomulyo, di mana di
pekarangan rumah penduduk banyak dijumpai tanaman sayuran, seperti bunga kol,
kacang panjang, sawi, dan sebagainya. (Fa/Ep)

 


 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini