Pendidikan yaitu salah satu upaya untuk menyelesaikan
kebodohan serta kemiskinan yang terjadi di negara kita Indonesia. Bahwasanya,
orang yang bersekolah tentunya akan mengenal lebih banyak hal seputar dunia
ini. Faktanya, memang tak semua orang yang berpendidikan berhasil dalam
perjalanan hidupnya, tetapi jika dilakukan perbandingan, orang yang
berpendidikan akan jauh lebih banyak yang mengecap kesuksesannya daripada orang
yang tak pernah mengenyam pendidikan, baik formal ataupun nonformal. Walaupun Pendidikan tak menjamin kesuksesan
seseorang, tetapi pendidikan akan membekali anda menjadi diri yang lebih baik. sehingga
anda akan lebih berpeluang untuk mencapai apa yang anda cita-citakan.
Pada dasarnya, pendidikan bisa didapat dari mana saja
dan kapan saja. Oleh karena itu, kita yang sebagai manusia, harus menyadari
akan hal seperti itu. Pendidikan sendiri juga memiliki dampak atau akibat yang
besar untuk perkembangan di masa depan. Bukan cuma untuk diri sendiri saja,
tetapi juga akan berdampak pada bangsa
atau negara. Pendidikan mempunyai sifat yang formal, non formal, ataupun
informal. Misalnya, pendidikan yang formal antara lain SD, SMP, SMA, sampai
Perguruan Tinggi lalu pendidikan nonformal misalnya saat mengikuti kursus
ataupun tuntunan belajar lainnya.
Meskipun pendidikan yang dicapai tiap orang
berbeda-beda, asalkan kita serius untuk menjalaninya, pasti akan memberi pengaruh
yang besar dimasa depan. Sehingga dengan
adanya pendidikan, seseorang bisa membenahi masa depan yang gemilang, dan bijak
dalam mengambil keputusan. Apabila orang yang telah dibekali ilmu saja ternyata
masih ada atau malah banyak yang mengalami kegagalan, lalu bagaimana dengan
mereka yang tidak dibekali ilmu sama sekali? Logikanya pasti mereka akan lebih
susah dalam mengoptimalkan hal-hal yang diminatinya dengan tujuan untuk dapat
meningkatkan kehidupan yang lebih baik. Hidup membutuhkan teori, dan dengan
pendidikan lah teori itu dapat diperoleh. Selain itu, dengan berpendidikan juga
akan membantu pemerintah dalam mewujudkan lapangan pekerjaan. Sehingga
pengangguran di Indonesia menjadi berkurang.
Menurut saya pendidikan merupakan pelajaran pengetahuan,
keterampilan, dan tradisi budaya sekelompok orang yang diwariskan dari satu
generasi ke generasi selanjutnya lewat pembelajaran, pelatihan, atau
penelitian.
Menurut saya, pendidikan adalah hal yang amat penting
dan mesti diutamakan karena akan benar-benar bermanfaat bagi kehidupan manusia.
Dengan fungsi, pendidikan merupakan jendela pengetahuan dan bisa diterapkan
sebagai ilmu yang bermanfaat bagi pengembangan dan kemajuan bangsa dan negara.
Cara untuk meningkatkan kualitas pendidikan ada 2 aspek yakni tergantung dari
masyarakat, kalau masyarakat itu terdidik maka pemerintahan akan lebih mudah untuk
dikerjakan. Dan sebaliknya, jika masyarakat kurang terdidik maka akan sulit untuk
mendapat program-program yang diberikan oleh pemerintah sehingga progres pembangunan
akan mengalami hambatan. Bukan cuma pemerintah kota, sesungguhnya pemerintah daerah
juga harus meningkatkan kualitas pendidikan ditempat-tempat terpencil yang
kurang akan ilmu pengetahuan, guru atau pendidik, dan infrastruktur yang belum
memadai di berbagai sekolah.
Pendidikan itu hal untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,
namun tenaga pengajar terutama di Indonesia sepertinya kurang dihargai. Tidak
cocok dengan panggilannya, pahlawan tanpa tanda jasa. Banyaknya tenaga pengajar
yang cuma memiliki gaji di bawah rata-rata terutama untuk non-pns atau honorer
kalau kita lihat akhir-akhir ini banyak sekali pemberitaan guru yg di laporkan
oleh orang tua murid sebab mencubit si murid yg melawan guru. Miris sekali, tetapi
disisi lain karakter murid di sekolah mulanya terbentuk oleh lingkungan
keluarga, contohnya orang tua.
Dengan pendidikan saat ini, saya tidak sepakat dengan
pendidikan yang hanya menciptakan orang pandai tetapi tidak terdidik. Misalnya
perbuatan kriminal, korupsi, atau suap oleh orang yang bergelar sarjana. Dengan
memperhatikan fenomena yang terjadi, sepertinya pola pendidikan formal di indonesia
seharusnya dikaji ulang atau direvisi dengan tidak cuma mementingkan hasil, tetapi
lebih mementingkan suatu progres untuk menempuh suatu keberhasilan.
Pendidikan saat ini rasanya masih mengesampingkan moral,
keimanan, kesopanan, dan penyimpangan. Misalnya, diberbagai tempat sering terjadi
tawuran antar pelajar, pelecehan seksual, bully,
atau bersikap yang kurang berkenan kepada guru atau orang yang lebih tua dan
perbuatan lainnya. Penyebab dari fenomena ini adalah dampak pendidikan yang
kurang stabil.
Terakhir yang lebih penting mestinya dunia pendidikan
lebih meningkatkan dari segi pengajaran agama dengan tujuan pelajar lebih
beriman, lebih berakhlak, dan sopan santun dalam lingkungan sosial. Menciptakan
pelajar menjadi lebih berakhlak juga akan membawa dampak positif dan manfaat
bagi orang banyak yang ada di lingkungannya.
Oleh karena itu, perlunya kita untuk senantiasa
menyadari akan pentingnya pendidikan untuk keberlangsungan masa depan yang
cemerlang. Jadi, sebisa mungkin mari ciptakan generasi muda yang berpendidikan.
Kontributor: Sudarmanto
