Review : Novel Genius Karya Den Setiawan

0
562

Identitas Buku

Judul Buku       :Genius

Penulis Buku    :Den Setiawan

Penerbit Buku  :Rayyana Komunikasindo

Tahun Terbit    :2017

Tebal Buku      :268 halaman

Cetakan          :I

ISBN              :978-602-61112-1-0

Genre             :Ilmiah

Berat Buku      :400 gram

Harga Buku     :Rp 50.000,-

Sinopsis Buku

Novel ini menceritakan seorang anak yang bernama Kabi. Kabi lahir dengan predikat anak bodoh. Ayahnya yang genius dan lulusan Amerika sampai tega meninggalkannya saat ia masih bayi karena takut namanya “tercemar”. Sang ayah memang berasal dari keluarga pintar dan tak terima jika anaknya bodoh. Lalu menyalahkan ibunya karena menganggap kebodohan Kabi karena kurang menjaga janinnya saat mengandung.

Di sekolah Kabi mendapatkan rangking terakhir dan selalu tinggal kelas setahun sebelum naik ke kelas berikutnya. Hampir semua orang memanggilnya “idiot”. Setiap hari mendapatkan bully-an, hingga pihak sekolah berusaha mengeluarkan kabi karena mengganggu kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Baiknya, kabi memiliki semangat belajar yang tinggi. Ia terdorong oleh satu keinginan sederhana, bertemu ayahnya. Sampai usia 10 tahun ia tak tahu seperti apa wajah ayahnya. Ibunya tak pernah memberi tahu siapa ayahnya dan seperti apa rupanya.

Satu- satunya “tiket” untuk bertemu dan bisa diterima sang ayah adalah jika ia tidak bodoh. Sayangnya, dengan kondisi yang dimilikinya tiket itu seperti tak mungkin terbeli.

Ternyata di balik kebodohannya tersimpan setitik kegeniusan yang tak terduga. Kabi adalah seorang penderita Savant Syndrome.

Namun, ia diburu profesor Harvard yang berambisi mengeksploitasi kegeniusannya untuk bahan penelitian.

Seperti apa kabi berjuang mencari pengakuan sang ayah? Apa yang terjadi saat mereka bertemu?

Novel ini mengisahkan hidup Kabi yang lugu, sederhana, dan nalarnya yang membuat risih. Membacanya akan membuat kita tersenyum, sekaligus terbawa sikapnya yang mulia dan terasa mahal di zaman sekarang. Jika ia dihina kawan-kawannya, ibunya selalu memberikan semangat berupa kata-kata bijak.

“Janganlah kamu merasa jadi orang bodoh. Kamu harus merasa jadi orang yang belum pintar. Jika kamu merasa jadi orang bodoh, kamu akan selalu merasa segala usaha akan sia-sia. Apabila kalau kamu merasa belum pintar, teruslah berusaha, belajar, dan memperbaiki kekurangan.”

Review

Buku ini merupakan buku nonfiksi dengan genre ilmiah. Cocok dibaca untuk mengisi waktu luang, mengurangi rasa jenuh, ruang menenangkan diri, dan pengingat di masa depan. Penulis mengajak kita merenungkan kehidupan untuk  mengatasi fase hampir menyerah. Banyak hal di dalam buku ini yang akan membantu kita merasa lebih baik setelah dikecewakan oleh ekspektasi sendiri.

Dari kisah inspiratif di dalam buku ini, pembaca dapat menemukan perspektif baru dalam memaknai permasalahan hidup. Buku ini seakan menjadi teman bercerita tentang kegagalan, impian, harapan, dan menemukan makna kebahagiaan.

Penulis : Rita Setya Ningrum

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini