Terima 167 Mahasiswa KKN UNIROW, Sekda Rembang Optimistis Perkuat Pembangunan Desa

0
139

Rembang – Pemerintah Kabupaten Rembang secara resmi menerima sebanyak 167 mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban yang akan melaksanakan pengabdian di sejumlah desa di Kabupaten Rembang. Serah terima mahasiswa tersebut dilaksanakan di Aula Lantai IV Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Rembang, Selasa (22/7/2026).

Penyerahan mahasiswa dilakukan secara langsung oleh Rektor UNIROW, Prof. Dr. Warli, M.Pd., yang didampingi Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Ketua KPM, Wakil Rektor, serta dosen pembimbing lapangan (DPL).

Sementara itu, dari pihak Pemerintah Kabupaten Rembang, mahasiswa diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang. Turut hadir pula kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, serta kepala desa yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa KKN.

Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Rembang, Dr. Fahrudin, S.H., M.H., CFrA., menyampaikan rasa bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan UNIROW Tuban kepada Kabupaten Rembang sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026.

Bagi Fahrudin, KKN merupakan bentuk kerja sama nyata antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah yang bertujuan mendukung pembangunan di Kabupaten Rembang.

“UNIROW adalah perguruan tinggi mitra dalam menyukseskan pembangunan di Rembang,” ujarnya

Fahrudin juga mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa UNIROW di tengah masyarakat diharapkan mampu membantu pemerintah dalam menyukseskan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah dicanangkan.

Karena itu, ia secara khusus meminta kepada seluruh camat dan kepala desa yang menjadi lokasi KKN agar memberikan perhatian, pendampingan, serta dukungan terhadap seluruh program yang akan dijalankan mahasiswa.

“Berikan pendampingan kepada mahasiswa, jadikan mereka bagian dari pembangunan desa,” pesannya.

Lebih lanjut, Fahrudin menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Rembang tengah gencar melaksanakan pembangunan di berbagai sektor. Oleh sebab itu, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan menjadi energi baru yang mampu mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat lokal, serta pembangunan desa berbasis teknologi.

Sementara itu, Rektor UNIROW, Prof. Dr. Warli, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Rembang yang kembali membuka ruang kemitraan dengan menerima mahasiswa KKN UNIROW.

“Tahun lalu kami diterima dengan sangat baik, dan tahun ini kembali mendapatkan kepercayaan lagi,” ungkapnya.

Dengan mengusung tema “Implementasi Kampus Berdampak Melalui Suksesi Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah)”, UNIROW memiliki target dan harapan yang ingin diwujudkan melalui pelaksanaan KKN tahun ini.

Warli berharap mahasiswa mampu menghadirkan perubahan positif di desa-desa lokasi pengabdian. Setelah pelaksanaan KKN berakhir, desa yang ditinggalkan diharapkan menjadi desa yang lebih aman, sehat, bersih, dan indah, sehingga program KKN benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Pada pelaksanaan KKN 2026 di Kabupaten Rembang, sebanyak 167 mahasiswa akan ditempatkan di 10 desa. Lokasi tersebut meliputi Desa Narukan, Watupecah, Sudan, Sumurtawang, Ngasinan, dan Tanjungsari di Kecamatan Kragan; Desa Babaktulung di Kecamatan Sarang; serta Desa Sale, Mrayun, dan Joho di Kecamatan Sale.

Melalui sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat, pelaksanaan KKN UNIROW 2026 diharapkan mampu menghadirkan berbagai program yang berdampak, sekaligus memperkuat pembangunan desa yang berkelanjutan di Kabupaten Rembang.

 

Editor : Nadia A.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini