Resolusi Unirow 2020, Tingkatkan Kualitas Kampus

0
260
Unirow- Bulan Januari sudah berjalan di tahun 2020 ini, tentunya banyak resolusi yang akan dilakukan dan ingin dicapai pada tahun ini. Begitu pula di kampus tercinta kita, Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban. 
Jika merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Resolusi adalah putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yang ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang), pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tentang suatu hal. Namun biasanya resolusi dimaknai menjadi impian atau keinginan yang ingin diwujudkan. Resolusi bisa menjadi titik fokus dalam tujuan dan rencana yang telah dibuat. Selain itu, resolusi juga akan membantu untuk mengevaluasi menjadi lebih baik.
Kira-kira seperti apakah resolusi kampus Unirow di tahun 2020? Simak bocoran singkatnya berikut:

1. Meningkatkan Kinerja.
Saat ini Unirow berada pada peringkat 29 dari 328 PTS di Jawa Timur. Rektor Unirow, Prof. Dr. Supiana Dian Nurtjahyani, M.Kes. menjelaskan jika peringkat tersebut harus disikapi dengan terus meningkatkan kinerja, di bidang Tri Darma dan terutama mahasiswa. Seperti halnya dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yang mana memacu mahasiswa untuk dapat lolos seleksi PKM. Hal itu, dikarenakan PKM sangat bermanfaat untuk masa depan mahasiswa, dimana mahasiswa dilatih dalam penelitian, kewirausahaan, pelatihan, dan penyuluhan.
Bu Dian juga memaparkan resolusi tahun 2020 untuk Unirow yaitu, dengan lebih giat dalam peningkatan kinerja bertujuan untuk mencapai kualitas Unirow. Hal tersebut, dalam arti dapat meningkatkan kualitas dan mutu Unirow supaya menjadi lebih baik lagi.  Meningkatkan kualitas Unirow dapat ditinjau baik dari segi akademika maupun segi mahasiswa. Dimana mahasiswa bisa berprestasi, meraih kejuaran baik tingkat nasional maupun internasional.
“meningkatkan kinerja dan kualitas lebih baik lagi, kualitas sendiri didukung dengan kinerja yang baik,” tuturnya. 
Pada posisi peringkat 29 tidak menjadikan berbangga diri saja, namun juga evaluasi. Evaluasi tersebut dilakukan untuk mencari yang kurang kemudian apa saja yang masih perlu diperbaiki.  Di tahun 2020 menjadi semangat baru, energi baru untuk melakukan maupun berkonstribusi dari semua elemen di Unirow. Bertujuan untuk membuat Unirow lebih baik lagi.
Dari kenaikan peringkat tersebut, Bu Dian juga berpesan untuk terus belajar meningkatkan dan instrospeksi  apa yang menjadi kekurangan dan terus menjadi terbaik selama masih diberi kesempatan.
“Jadilah yang terbaik selama anda masih diberi kesempatan,” pesan Bu Dian, Rektor Unirow.
2. Pengembangan Mahasiswa
Pada tahun 2019 mahasiswa disibukkan dengan proses pengunggahan proposal PKM. Ada beberapa mahasiswa yang tersisihkan dalam seleksi internal. Pada saat ini ada 110 proposal yang berhasil di unggah dan diharapkan 10 % dari proposal yang diunggah dapat lolos pendanaan. Pada tahun 2020 Wakil Rektor III, Suantoko, M.Pd. juga memaparkan rencana-rencana yang akan dilakukan pada tahun ini. 
Yang pertama untuk menyambut event bidang seni, Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) pada bulan Maret dan Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas). Pihak internal, sudah mengadakan pemetaan dan pembinaan untuk bidang seni olah vokal dan sastra baca puisi. Rencana penyeleksian akan diadakan pada bulan Januari dan Februari untuk diikutkan pada Peksimida. Dari Peksimida, Pak Antok sapaan akrabnya berharap semoga Unirow dapat mewakili untuk Peksiminas seperti tahun-tahun sebelumnya.
Yang kedua, untuk menyambut Pekan Olahraga dan Seni Nasional Mahasiswa PGRI (PORSENASMA) yang akan direncakan di Kediri pada bulan Mei 2021. Unirow telah merancang setiap Unit Kegiatan Kampus (UKM) yang berbasis seni dan olahraga. Diharapkan dapat memfokuskan kegiatannya untuk mengikuti event yang akbar tersebut, yang diselenggarakan oleh PGRI Pusat.
Yang ketiga, untuk Organisasi Mahasiswa (Ormawa) diusahakan selain menjadi pengembangan bakat minat tetapi juga prestasi mahasiswa. Pak Antok, menekankan agar dalam mengikuti Ormawa tidak hanya untuk masuk dalam SK tetapi juga bermanfaat. Bagaimana mahasiswa di dalam Ormawa dapat mengembangkan diri dan menghasilkan produk, selain itu juga memberi manfaat untuk yang lainnya. Di dalam Ormawa banyak sekali diselenggarakannya event, disini mahasiswa diharapkan tidak hanya sebatas penyelenggara event tetapi harus tetap ada produk yang dikeluarkan. Yang mana, dapat mendukung prestasi bidang non akademik dan akademik. 
Yang terakhir, untuk beasiswa Unirow berusaha untuk mendorong mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa, baik beasiswa PPA, BIDIKMISI, BASNAS dan beasiswa non akademik. Namun saat ini Unirow lebih menekankan lagi pada beasiswa non akademik karena syarat yang diajukan juga lebih berat. Untuk memperoleh beasiswa tersebut harus memiliki prestasi nasional perorangan atau internasioanl juara 1, 2, dan 3. 
Selain rencana-rencana tersebut, Pak Antok juga berpesan kepada mahasiswa untuk bisa mengembangkan tanggungjawab diri menjadi seorang mahasiswa. Sebelum masuk ke ormawa, harus bisa mempertanggungjawabkan dirinya sebagai seorang mahasiswa. Tanggungan mahasiswa, terkhusus kuliah. Dalam pengerjaan tugas harus mendapatkan nilai, tidak hanya nilai kuantitatif saja namun juga kualitatif. Misal, apa yang ia peroleh dari kuliah, atau dalam mengerjakan tugas. 
“Selama tanggung jawab menjadi seorang mahasiswa dilupakan, mau kemana saja itu sulit,” ucap Pak Antok.
Selain itu, Pak Antok juga mengatakan jika ada penyetaraan pada kegiatan akademik dan non akademik. Ada Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bisa dimulai dengan seminar, PKM, masuk Ormawa. Diharapkan agar setiap tahunnya memperoleh minimal 10 poin. Dimana, selama menjadi mahasiswa (4 Tahun) dapat mengumpulkan minimal 40 poin. SKPI tersebut menunjang mahasiswa setelah lulus kuliah, dimana tidak hanya berprestasi saja tetapi juga memiliki pengalaman semasa menjadi mahasiswa.
“Dunia kerja tidak hanya menanyakan nilaimu saja, tetapi apa saja yang sudah kamu kerjakan selama menjadi mahasiswa,” ucap Pak Antok, Wakil Rektor III.
Tak hanya Pak Antok, Bu Dian juga berpesan untuk mahasiswa agar bisa memanajemen waktunya untuk kuliah dan pengembangan diri. Pengembangan diri dapat dilakukan dengan mengikuti ormawa dan ditanggapi dengan positif. Karena di masa revolusi 4.0 mahasiswa harus memiliki kompetensi. 
Dr. Warli, M.Pd. selaku Wakil Rektor I juga menambahi, di tahun 2020 harus sudah banyak yang menyuport agar mahasiswa tidak hanya kuliah pulang-kuliah pulang.

3. Good University Pada Bidang Akademik
Resolusi Unirow di bidang akademik adalah good university, yang maksudnya mewujudkan sebuah program pendidikan yang tinggi dalam bidang akademik. Seperti yang dipaparkan oleh Wakil Rektor I, Pak Warli, salah satu caranya adalah terdapat pada 8 prinsip yaitu transparan (kumpulan aturan-aturan) aturan yang dibuat ini adalah aturan-aturan kampus yang digunakan oleh mahasiswa dan dosen. Salah satu contoh adanya pedoman akademik
Di dalam pedoman akademik termuat di dalamnya kalender akademik, ketentuan KRS, hasil KRS, termasuk SKPI kegiatan mahasiswa yang sudah diakomodir dalam bidang akademik juga sudah tercantumkan.Tetapi masih banyak yang tidak membaca sehingga efeknya jika ada kasus KRSan terlambat yang disalahkan dari pihak akademik. Pola-pola seperti ini akan dihilangkan dan lebih ditegaskan lagi sehingga benar-benar dapat mewujudkan kata transparan.
Bidang yang paling besar disini adalah bidang pendidikan, oleh sebab itu mahasiswa diharapkan tidak menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah pulang) harus punya aktifitas lain yang suatu saat pasti akan bermanfaat bagi tiap pribadi mahasiswa seperti mengikuti UKM dan seminar.  Salah satu resolusi kedepan adalah dengan mengadakan pelatihan-peatihan untuk menunjang karir mahasiswa dan tidak hanya memberikan wawasan dalam kuliah saja tapi akan diberikan wawasan lain di luar kuliah.
Pak Warli, menjelaskan bahwa sebenarnya di bidang akademik dapat menunjang karir hanya beberapa persen namun lebih banyak pada emosional questinnya, kreativitasnya. Untuk target kedepan tidak hanya mahasiswa yang aktif tetapi juga dosen. Kedepannya diharapkan dengan adanya penelitian tidak hanya untuk dosen tapi melibatkan mahasiswa, yang mana jika mahasiswa dilibatkan penelitian ketika sedang membuat skripsi tidak hanya untuk diujikan tapi juga bisa diseminarkan dan dipublikasikan. 
Keterlibatan dosen dalam membimbing mahasiswa harus sangat diperhatikan. Dosen tidak dilihat dari pendidikannya, pengajarannya, termasuk pengabdiannya tapi  harus banyak terlibat dalam membimbing mahasiswa. Seperti sekarang, adanya LP3, salah satunya adalah lembaga pengembangan pendidikan ada pusat karir.
Di program semester ini ada minggu tenang  yang disini akan diadakan 2 pelatihan untuk dosen yaitu : pelatihan mendeley, adalah salah satu untuk menunjang kemampuan dosen dalam membuat artikel dan pelatihan penyusunan proposa. Pelatihan tersebut akan diadakan ketika mahasiswa minggu tenang, dan dilakukan ketika sesudah mahasiswa UAS.
Selain itu, pada saat ini bidang kewirausahaan bekembang pesat sehingga Unirow akan membuka berbagai pelatihan dan hampir setiap semester diadakan. LP3 sebentar lagi akan mengadakan pelatihan dikhususkan bagi mahasiswa angkatan 2016 yang akan lulus. Selama ini masih belum ada pelatihan seperti wawancara, membuat surat lamaran kerja. Untuk angkatan 2018 bisa dikatakan lulus jika sudah mendapatkan 40 poin kegiatan karena diharapkan hanya mewujudkan IP terbaik, tetapi juga kegiatan terbaik bahkan jika dua-duanya akan mendapatkan penghargaan mahasiswa berprestasi.
“Kelulusan mahasiswa tidak hanya dilihat pada IP terbaik tapi juga dari nilai kegiatan kreativitas mahasiswa  dan semua itu harus terwujud dari tahun sekarang.” Ungkap Pak Warli
Selain resolusi dari pihak kampus, beberapa mahasiswa juga memaparkan resolusi serta harapannya ditahun 2020 ini, berikut suara hati dari mahasiswa Unirow :
1. Andrie Eko Saputro
Mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) angkatan 2016 ini memaparkan harapannya untuk kampus di tahun 2020, agar Kampus Unirow lebih maju kedepannya. Fasilitas semakin sebanding dengan UKT yang dibayarkan mahasiswa, menambah dan memperbaiki spot wifi, serta dinamika kampus berjalan baik dari Ormawa, BEM dan DPM. 
Nah, untuk resolusi Andrie ditahun ini adalah memperuncing fokus untuk kedepannya.
2. Rofi’atus Sholikah
Selain Andrie, Rofi’atus mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika angakatan 2017 berharap semoga Unirow tetap mempertahankan prestasi yang telah diraih, yaitu terakreditasi B dan meningkatkan menjadi lebih baik lagi. Selain itu, semoga Unirow bisa menjamin mutu dan kualitas pendidikan serta kuantitasnya. 
Untuk resolusi Rofi’atus ditahun 2020 adalah menjadi mahasiswa yang lebih kritis, mampu berpikir rasional dan peka terhadap kondisi lingkungan sekitar agar mampu memberi manfaat kepada yang lain.
3. Rista Mukaroma
Mahasiswa angkatan 2018, Rista Mukaroma dari Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) juga berharap agar Unirow lebih memperbanyak peluang pengalaman untuk mahasiswa tidak terkecuali pada semester awal. Selain itu, kebijakan biaya juga untuk perbaikan fasilitas didalam kelas dan tidak ada persaingan yang menjatuhkan antar jurusan.
Resolusi Rista di tahun 2020 adalah dengan menjalin persahabatan lintas jurusan, tetap menjaga kebersihan sekitar, mempergunakan peluang dan kesempatan sebaik-baiknya dan lebih aktif di kelas untuk pengetahuan.
4. Tri Eva Nur Alifah
Eva sapaan akrab, mahasiswa PGSD angkatan 2019 ini memaparkan harapannya untuk kampus, agar dapat memperbaiki fasilitas yang masih kurang memadai serta memberikan pengarahan kepada mahasiswa baru mengenai pentingnya mengikuti Ormawa, yang mana bukan hanya pada saat PKKMB melainkan ditindaklanjuti kembali. Hal itu, disebabkan karena masih banyak mahasiswa yang belum aktif pada kegiatan kampus. 
Selain itu, resolusinya di tahun 2020 adalah dengan menjadi mahasiswa yang bisa aktif di dalam organisasi yang ada di kampus.
Nah, itulah resolusi dan harapan di tahun 2020 untuk seluruh elemen kampus tercinta kita, Unirow. Untuk kedepannya semoga kita menjadi lebih baik dan jangan lupa seperti pesan Bu Rektor untuk terus menjadi yang terbaik selama masih diberikan kesempatan. 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini