Unirow – Hai, Sobat. Setelah kita disibukkan dengan UAS (Ujian Akhir Semester) kurang lebih selama dua minggu, akhirnya tiba di saat yang dinanti yaitu hari libur. Bukankah hari ini adalah hari yang kita tunggu? Tentu, iya. Jangan khawatir Sobat, jika ketika hari libur nanti kalian merasa bosan dan penat, dan bingung harus melakukan apa, kemana dan dimana.
Nah, sobat, di kampus kita Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban akan mengadakan berbagai kegiatan positif dan bermanfaat untuk mengisi masa liburan ini. Libur direncanakan pada tanggal 17 – 22 Februari 2020.
Kegiatan atau Program yang diadakan Unirow untuk mengisi masa liburan semester ini ada 3, diantaranya :
1) Sosialisasi tentang beasiswa dari salahsatu Universitas Taiwan, ditujukan pada mahasiswa S1 maupun yang mungkin tertarik untuk melanjutkan S2, dan program ini dilaksanakan sekisar tanggal 5 Februari 2020.
2) Program LPPP (LP3) yaitu terkait bagaimana mempersiapkan para lulusan untuk menghadapi dunia kerja, serta latihan bagaimana cara membuat surat lamaran, menghadapi interview dalam dunia kerja.
3) Terkait CSR Bank Jatim yang merupakan program kerja yang memperhatikan pendidikan dimana nanti ada pelatihan kewirausahaan, bukan hanya Unirow, namun kegiatan ini akan diikuti seluruh universitas yang ada di Tuban, seperti Universitas Sunan Bonang (UNANG), dan Universitas Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Makdum Ibrohim (STITMA). Pelaksanaannya direncanakan sebelum tanggal 2 Februari dan ditujukan untuk mahasiswa akhir atau angkatan 2016.
Nah, Sobat. Setelah kita menghabiskan waktu libur, tentunya kita ingin mengetahui bagaimana hasil Ujian kita, bukan? Setelah kita bekerja keras, belajar dengan rajin demi mendapatkan hasil yang memuaskan. Lalu, bagaimana untuk mengetahui hasilnya? Mari kita simak uraian berikut ini,
1. KHS (Kartu Hasil Studi)
KHS adalah kartu hasil studi mahasiswa disetiap semester yang sudah di tempuh. Kartu hasil studi ini biasanya akan kamu dapatkan diakhir semester. Kalau diibaratkan sekolah, KHS adalah rapor penilaian kamu untuk kegiatan perkuliahan disemester yang kamu ikuti. Perlu diingat, untuk pelaksanaan KHS yaitu tanggal 3 – 29 Februari 2020. Kegunaan KHS yang pertama adalah untuk laporan kepada dikti, kemudian bila IPK (Indeks Prestasi Komulatif) mahasiswa mencapai 3,51 maka dapat mengambil sks sejumlah 24 atau maksimal menambah 2 sks.
Apakah ada persyaratannya untuk mencetak KHS? Tentu iya, Sobat. Lantas, apa saja? Persyaratan mendapatkan KHS adalah yang pertama mengikuti UAS, dan pastikan statusmu sebagai Mahasiswa Aktif bukan Mahasiswa Non Aktif, ya Sobat. Waktu untuk mencetak KHS adalah saat semua persyaratan sudah terpenuhi. Alur mencetak KHS, pertama melalui operator atau admin masing-masing prodi, kemudian melapor ke dosen wali, dilanjut ke kaprodi untuk mendapatkan tanda tangan, lalu yang terakhir baru diberikan kepada mahasiswa. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut ya sobat,
1. Untuk dapat mencetak KHS sobat terlebih dahulu mengakses layanan Sistem Informasi Akademik dengan URL http://sia.unirow.ac.id
2. Kemudian sobat harus memasukkan username dan password, barulah nanti sobat bisa Login.
3. Untuk melihat nilai matakuliah yang telah diambil di semester telah lewat, masuk ke dalam submenu Kartu Hasil Studi. Pilih periode semester yang ingin ditampilkan nilai matakuliah.
4. Ketika sobat sudah berhasil login, pilih menu Akademika >> “KHS” >> Cetak KHS.
Satu hal yang perlu diingat ya sobat, KHS dapat dilihat atau dicetak setelah mahasiswa mengisi Kuesioner Layanan Dosen melalui menu Kuesioner Layanan dan Kuesioner Kepuasan Mahasiswa. Jangan lupa mengisi KHS serta KRS setelah masa libur telah berakhir, dan pastikan nama sobat masuk di FORLAP dan ada riwayat pembelajaran. Jangan sampai sobat telat dalam mencetak KHS, jika demikian riwayat pembelajaran akan kosong, karena tidak melaporkan hasilnya. Ibarat kata hanya merencanakan tanpa ada hasil.
Sobat, di Kartu Hasil Studi juga kamu akan mengetahui beberapa hal berikut;
1) Mata kuliah yang gagal (kamu hanya wajib mengulang mata kuliah yang gagal tersebut untuk memperbaikinya, jangan lupa konsultasi ke dosen wali).
2) Mata kuliah yang harus dipertimbangkan untuk diambil lagi di semester berikutnya.
Perlu diingat juga sobat, nilai harus benar-benar diperhatikan untuk diperbaiki, batas skor pun 40 baru bisa di Wisuda.
Di Lembaran Hasil Studi tersebut kamu akan mengetahui seberapa besar pencapaian kamu selama menjalankan perkuliahan di semester tersebut. Pencapaian kamu diukur oleh Indeks Prestasi (IP) dan adanya transkrip Nilai, yaitu hasil dari rekap nilai mahasiswa untuk keseluruhan mata kuliah yang sudah di tempuh di setiap semesternya. Ingat ya Sobat.
2. KRS (Kartu Rencana Studi)
KRS atau Kartu Rencana Studi merupakan kartu yang menunjukan rencana studi mahasiswa dalam tiap semester yang disahkan oleh pembimbing akademik. Adakah persyaratannya? Persyaratan agar dapat mencetak KRS adalah melunasi administrasi terlebih dulu. Nah sobat, untuk tanggal pelaksanaan KRS adalah 24 – 29 Februari 2020, jika sudah melunasi segala administrasi kalian akan dapat mencetak KRS tersebut. Simak penjelasan berikut ini,
1. Silahkan sobat akses Layanan Sistem Informasi Akademik dengan mengakses di http://sia.unirow.ac.id
2. Setelah masuk ke halaman portal, masukkan user dan password. Nah, untuk yang baru pertama kali login, masukkan nomor NPM sebagai user dan password sobat.
3. Setelah sobat berhasil login, pilih menu Akademika >> “KRS” >> Ambil KRS di menubar.
4. Dalam submenu Ambil KRS berfungsi untuk memilih matakuliah yang akan diambil pada semester ini. Pada halaman Ambil KRS, beri tanda pada mata kuliah yang ingin diambil dan pilih kelas untuk setiap mata kuliah yang diambil (pilih matakuliah dan kelas sesuai dengan yang dikonsultasikan dengan dosen pembimbing)
5. Nah, setelah sobat berhasil ambil KRS, silahkan sobat untuk cetak KRS yang ada pada Submenu KRS. Kemudian mintalah tanda tangan pada Dosen Wali, dan serahkan di Kaprodi masing-masing.
Dan perlu sobat ingat bahwa Mahasiswa dapat mengisi atau ambil KRS setelah membayar atau melunasi tagihan di awal semester yang dapat dilihat di menu Keuangan. Namun, jika sobat masih belum bisa membayar, sementara batas pelaksanaan pengambilan KRS sudah berakhir, sobat bisa konsultasi kepada dosen wali masing-masing.
Perlu diingat ya sobat, Submenu KRS atau Kartu Rencana Studi merupakan sebuah lembaran kertas yang menyimpan informasi tentang:
a. Identitas mahasiswa (Nomor Induk Mahasiswa)
b. Jurusan / Fakultas tempat kamu terdaftar
c. Kode mata kuliah yang kamu ambil
d. Judul mata kuliah yang kamu ambil
e. Beban sks untuk mata kuliah tersebut
Setelah mengisi KRS Online mahasiswa meminta kepada Dosen Pembimbing Akademik (DPA) untuk memvalidasi KRS, karena Dosen Pembimbing Akademik berfungsi sebagai pemberi persetujuan terhadap rencana studi yang akan kita ambil disemester berikutnya. Tanpa persetujuan Pembimbing Akademis rencana studi yang telah kita buat tidak akan berjalan.
Perlu diingat ya sobat, bahwa KRS ini sangatlah penting, mengapa? Karena jika sobat tidak mengisi KRS maka otomatis di dikti kosong, dan nilai sobat tidak akan bisa di input, bahkan status sobat di dikti akan berstatus NA (Non Aktif). Ingat ya sobat, KRS itu PENTING, jangan sampai melebihi batas pelaksanaan pengambilan KRS, apalagi jika tidak diisi, karena dalam pelaksanaan KRS ini pun ada batas waktu pelaporan ke dikti.
Dan, ada satu informasi lagi nih Sobat, jika ingin tahu apa status sobat, apakah status sobat sebagai Mahasiswa Aktif ataukah Mahasiswa Non Aktif, Sobat bisa langsung melihatnya di FORLAP, sobat hanya tinggal mengetik Forlap di akun google, dan ketika sudah berhasil login, sobat tinggal mengikuti perintah yang ada, seperti memasukkan NPM, Nama Mahasiswa, maupun Nama Universitas, dan perintah yang lainnya, mudah ya Sobat. Nah, jika semua sudah terisi dengan lengkap, sobat bisa melihat terkait riwayat pembelajaran dan status sobat di dikti, apakah Aktif ataukah Non Aktif.
Nah, sobat. Demikian info yang dapat kami berikan semoga bermanfaat, dan semoga informasi ini bisa mempermudah untuk mencetak KHS maupun KRS. Selamat belajar dan membaca sahabat mahasiswa.
