Diklat Ke – 22 LPM WASKITA : Berikan Bekal Berorganisasi dan Penguatan Keakraban Calon Anggota Muda

0
97
Foto Bersama Pengurus dan Peserta Diklat LPM Ke-22

Tuban – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Waskita Universitas PGRI Rongolawe (Unirow) Tuban sukses gelar Diklat Dasar dan Lanjutan ke – 22 bagi calon Anggota Muda, menandakan adanya langkah awal dalam dunia organisasi. Dengan tema “Voice of Campus : Membangun Jurnalis Muda yang Kritis, Etis, dan Berintegrasi”, menjadikan waktu dua hari sebagai pengalaman baru sekaligus pelatihan yang berharga bagi Calon Anggota Muda. (22-23/11/2025).

“Calon anggota dibekali materi yang akan mereka butuhkan selama berproses di organisasi. Selain itu, Diklat ini juga menjadi ajang menjalin keakraban dengan seluruh anggota,” jelas Ketua Panitia yang akrab disapa Nadia.

Ia menyebutkan, bahwa Diklat merupakan tahapan sakral yang lazim dilakukan di banyak organisasi sebelum seseorang resmi melangkah masuk, serta dari sinilah pengetahuan dasar dan rasa keterikatan mulai terbentuk.

Tidak hanya memberikan pelatihan, panitia juga menyediakan materi yang dapat diakses oleh peserta melalui Seksi Acara. Adapun materi yang disediakan berbentuk file dengan pengaksesan secara daring.

Tahun ini, panitia memilih tempat Diklat berdasarkan voting. Sendang Maibit, Rengel menjadi tempat pilihan dengan tujuan untuk mencari suasana baru yang khas dengan nuansa alam, sekaligus menjadi simbol kedekatan antaranggota. Selain itu, kegiatan Diklat ini menjadi sarana pelatihan dan pengembangan bagi Calon Anggota Muda terkait struktur, budaya, dan mekanisme organisasi. Panitia menegaskan bahwa kegiatan ini tak hanya fokus pada materi, tetapi juga pada pembangunan hubungan dan kekompakan antaranggota.

“Banyak tempat yang sudah disurvei. Berdasarkan kesepakatan anggota dan alumni, Sendang Maibit dinilai paling sesuai,” ungkap panitia.

Panitia menganggap pembelajaran jurnalistik sejatinya akan banyak diperoleh melalui praktik langsung di lapangan. Hal ini menjadi salah satu alasan dipilihnya Sendang Maibit sebagai tempat Diklat.

“Ilmu yang sesungguhnya muncul seiring tugas berjalan. Meski begitu, kami tetap menyiapkan kelas khusus jurnalistik. Hanya saja, jadwal pastinya masih direncanakan,” ujar panitia terkait rencana tindak lanjut setelah Diklat.

Selain itu, pihak panitia menegaskan untuk berkomitmen terhadap masukan-masukan yang ada dan menindaklanjutinya.

“Kami sangat terbuka terhadap umpan balik. Semua akan menjadi bahan evaluasi dan dibahas dalam musyawarah bersama. Hasil tindak lanjutnya pun akan disampaikan kepada peserta,” tutup panitia.

Reporter dan Penulis : Nisa dan Novi
Editor : Amaliya Syafithri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini