Sukses Gelar Seminar Kebudayaan dan Workshop Penulisan Artikel Ilmiah, BEM Unirow Kolaborasi dengan HIMBAS

0
167

Tuban – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama dengan Himpunan Mahasiswa
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (HIMBAS) Universitas PGRI Ronggolawe
(UNIROW) Tuban selenggarakan Seminar Kebudayaan dan Workshop Penulisan Artikel
Ilmiah pada Kamis (31/03).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Perpustakaan Lt.3 Unirow dengan dihadiri
oleh Bapak Suantoko, M.Pd selaku Wakil Rektor (warek) III sekaligus membuka
acara dan juga sebagai pemateri, Ibu Sriwulan, S.Pd M.Si sebagai pemateri,
pihak by U sebagai pihak sponsor, serta delegasi dari masing-masing Organisasi
Mahasiswa (ormawa) sebagai peserta.

Mengusung tema “Eksistensi Mahasiswa terhadap Nilai-nilai Kebudayaan Tuban
sebagai Basic Life Skill di Era Modernisasi” dengan tujuan untuk memunculkan
nilai-nilai kebudayaan yang kini mulai terkikis oleh perkembangan zaman.

“kami sebagai generasi muda yang hidup di era modernisasi atau era digital,
ingin memunculkan nilai-nilai kebudayaan yang sudah hampir terkikis oleh
perkembangan zaman. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai upaya konservasi
terhadap kebudayaan, sehingga kita khususnya mahasiswa dapat melestarikan
kebudayaan yang ada”, jelas Tita Dewi Fitriani selaku ketua pelaksana.

Dalam pelatihan ini ada dua materi yang disampaikan, pertama materi tentang
kebudayaan dan perkembangan budaya dari masa ke masa yang disampaikan oleh
Bapak Suantoko, M.Pd kemudian dilanjutkan dengan materi terkait penulisan
artikel ilmiah yang disampaikan oleh Ibu Sriwulan, S.Pd. M.Si. masing-masing
pemateri memiliki waktu 45 menit untuk memaparkan materinya, dan dilanjut
diskusi selama 30 menit. Kedua pemateri tersebut merupakan dosen yang mengajar
di Unirow.

Memiliki proker yang tujuannya sama, yaitu pengenalan budaya dan pelatihan
penulisan artikel ilmiah, BEM memutuskan berkolaborasi dengan HIMBAS untuk
mewujudkan proker tersebut. Kerjasama ini juga diapresiasi oleh warek III atau
bagian kemahasiswaan untuk menunjang organisasi.

Untuk kendala dalam persiapan, Tita sapaan akrabnya mengatakan bahwa tidak
ada kendala yang serius dan semua masih bisa diatasi. Mungkin hanya di
koordinasi yang kurang disebabkan setiap orang memiliki kesibukan masing-masing
sehingga disaat kumpul tidak semua bisa ikut kumpul.

Terkait harapan dari diadakannya pelatihan ini ketupel menjelaskan “sebagai
mahasiswa kita dituntut untuk bisa membuat sebuah karya ilmiah, harapan saya
dengan adanya pelatihan ini dapat membantu teman-teman mahasiswa untuk bisa
menulis karya ilmiah”, pungkasnya. (dya)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini