Tuban – Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban menggelar acara Sosialisasi dan Koordinasi Keikutsertaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) dan Program Pembangunan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2024 pada Sabtu (24/02/2024).
PPK Ormawa merupakan program pengabdian masyarakat di Desa-Desa dengan maksimal jarak 100 km.
Program sosialisasi kali ini mengundang masing-masing ketua Ormawa, baik dari BEM, DPM, UKM, maupun HimaProdi sebagai peserta. Selain itu, pemateri dalam sosialisasi ini yaitu Wakil Rektor III Unirow Tuban, Suantoko, M.Pd. Acara dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB hingga selesai di Aula Rektorat lantai 2.
Wakil Rektor III menyampaikan kepada para peserta sosialisasi bahwa mahasiswa yang telah mengikuti Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) tidak boleh ikut serta dalam PPK Ormawa maupun P2MW.
“Yang ikut PKM tidak boleh dobel di PPK Ormawa, tidak boleh dobel di P2MW,” ujarnya.
Adapun untuk mengikuti kegiatan PPK Ormawa dan P2MW ini, mahasiswa harus membentuk kelompok. Dalam satu kelompok terdiri dari minimal 10 anggota dari angkatan berbeda dan maksimal 15 anggota. Selain itu, mahasiswa juga harus membuat proposal dan diunggah dengan memilih ajukan sub-proposal.
Pengumpulan proposal PPK Ormawa maksimal tanggal 19 Maret, sedangkan P2MW maksimal tanggal 12 Maret.
“Jadi, ketika ada proposal, keterangannya sampai tanggal sembilan belas, usahakan tanggal lima belas sudah jadi,” ujar Wakil Rektor III yang akrab disapa pak Antok.
Pak Antok menuturkan bahwa dalam program P2MW, Unirow pernah lolos pada tahun 2022 dengan dana sebesar 16,6 juta rupiah, serta menjadi juara 3 Nasional dari 440 judul atau kelompok.
Dalam P2MW, Perguruan Tinggi menyeleksi kemudian mengumpulkan maksimal 3 proposal. Kategori proposal yang dapat diajukan yaitu, makanan, minuman, budidaya, industri kreatif, seni dan budaya, jasa pariwisata, dll. Diantaranya hanya 3 yang boleh diusulkan. Dan untuk proposal digital, maksimal 5 proposal yang dapat diajukan.
Penulis: Amaliya Syafitri



