Tuban – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW) Tuban menggelar acara Pengukuhan dan Sosialisasi Manajemen Organisasi Anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) pada Sabtu (24/02/2024).
Acara Pengukuhan dan Sosialisasi Badan Eksekutif Mahasiswa ini mengusung tema “New generation, New inspiration”
“Kegiatan ini, menjadi langkah awal BEM Universitas PGRI Ronggolawe yang berkualitas dan bertanggung jawab atas kepemimpinan,” ungkap Mahes Lusiandra dalam sambutannya selaku Ketua Pelaksana kegiatan.
Dilanjut dengan sambutan dari Presiden Mahasiswa (Presma), Rossi Ferdiyansyah yang mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya sebagai Presiden Mahasiswa yang baru.
“Saya sangat bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepada saya sebagai presiden mahasiswa yang baru saat ini di hadapan kita semua bukan hanya momen pengukuhan tetapi juga awal dari perjalanan panjang yang penuh dengan tanggung jawab dan harapan sebagai pimpinan baru saya menyatakan betapa besarnya amanah yang diberikan Ini adalah sebuah bentuk tanggung jawab yang bukan hanya terletak pada tanggung jawab saya tetapi terletak pada semua untuk menjadikan visi dan misi 2024 sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Mas Abdul yang telah dengan gigih dan penuh dikasih sebagai Presiden Mahasiswa sebelum saya saya akan melanjutkan perjuangan yang berupaya meningkatkan kecapaian dalam mengemban tugas sebagai presiden mahasiswa.
Saya menyadari membutuhkan sinergi dan kolaborasi atas seluruh anggota untuk mencapai target yang lebih tinggi.
Oleh karena itu mari kita sama-sama kita kukuhkan semangat dan kerja keras kita menjadikan visi dan misi BEM 2024.
Visi dan misi BEM merupakan kompas perjalanan kita dan saya yakin kerja keras serta dukungan kalian semua dapat mencapai target yang lebih tinggi ” jelas Rossi Ferdiyansyah.
Abdul Wahid Fabri Tho’ah, Presiden Mahasiswa sebelumnya pun menegaskan bahwa serangkaian visi misi, harapan, dan program kerja tidak akan pernah terlaksana dengan baik apabila tidak ada kerja keras dan kerja sama dengan berbagai pihak, terutama mahasiswa itu sendiri, sehingga dibutuhkan dukungan yang harmonis pada seluruh elemen Universitas PGRI Ronggolawe Tuban untuk menciptakan performa yang terbaik di kepengurusan yang kedua.
“Saya sampaikan terima kasih banyak kepada BEM kabinet 2024 yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk masuk kembali dalam kontribusi. Kemudian kedua, perlu saya sampaikan bahwa setiap kepengurusan setiap kabinet atau setiap periode memiliki power dan kekurangan yang berbeda-beda, sehingga para pimpinan atau para ketua Hima Prodi atau UKM harus bisa menganalisis, Dimana letak kekurangan kita di mana letak belah kita sehingga alhasil inilah untuk kita terus akan menjadikan suatu gerakan bersinergi, dan saya sampaikan pula sering perspektif mahasiswa itu seringkali salah bahwa aparat BEM, DPM, Himaprodi dan UKM dinyatakan tidak memiliki garis koordinasi. Dalam pedoman garis besar haluan organisasi GBHO telah tercetuskan bahwa setiap mahasiswa memiliki garis koordinasi masing-masing sehingga tidak lagi sekat tidak ada lagi pembatas- pembatas yang akan dikerjakan untuk menghambat sinergi dan nama Cipta Ronggolawe,” tutup Abdul Wahid Fabri Tho’ah (Ika Nur Jannah)



