Menjadi mahasiswa berprestasi, menjadi hal yang patut dibanggakan dan diapresiasi. Sebab banyak orang berpikir bahwa menjadi mahasiswa berprestasi hanya didapat melalui rajin mengikuti mata kuliah dengan mendapatkan IPK yang tinggi.
Mahasiswa berprestasi merupakan julukan bagi seorang yang banyak berkontribusi dan memiliki dampak terhadap lingkungan di sekitarnya.
Menjadi mahasiswa berprestasi bukan hal yang mudah. Kesempatan, amanah, dan anugerah yang diperoleh membawa kebermanfaatan bagi diri sendiri untuk digunakan sebaik mungkin dalam mengambil peran di berbagai bidang, demi membawa manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Adapun kali ini Christin Nur Aini, Mahasiswi Pendidikan Matematika angkatan 2021, telah menorehkan beberapa prestasi yang dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Prestasi yang diraihnya antara lain, juara 3 lomba foto produk yang diadakan oleh Cyber Marketing UPN Veteran Jawa Timur, peraih medali emas pada PORSENASMA IV cabang olahraga catur, juara 1 Best Lady Catur Bupati Cup 2024 kategori senior putri, semifinalis akselerasi Business Competition, lolos freelance EJSC Bojonegoro, peraih beasiswa Pertamina Sobat Bumi 2023, penerima pendanaan PKM-RSH 2023, lolos Kampus Mengajar angkatan 6, menerima pendanaan program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina Foundation, menerbitkan HKI model pembelajaran Puzzle Adventure, peserta ONMIPA bidang matematika 2023, serta lolos Studi Independen Data Analyst Zenius Education, dan lomba lainnya.
Menurutnya, untuk mengasah soft skill maupun hard skill kuncinya adalah pilih kegiatan yang dapat bermanfaat untuk mengembangkan kapasitas diri dan tidak terbebani, sehingga merasa senang. Relasi dan orang di sekitar juga memiliki peran penting dalam perjalanan menggali potensi. Oleh karena itu, perempuan yang kerap disapa Ichis ini juga mengikuti organisasi yang selaras dengan kebutuhan, yakni HMM (Himpunan Mahasiswa Pendidikan Matematika) dan juga LPM (Lembaga Pers Mahasiswa) Waskita.
Dengan mengikuti organisasi, dapat melatih kemampuan public speaking dan membuka kesempatan baru. Selain itu, Work life balance baginya juga tidak kalah penting, ia tidak melulu berdiam diri untuk fokus mengikuti pembelajaran di kelas, maupun berbagai perlombaan. Ada waktunya bermain dengan teman, berjualan small business, dan masih banyak kegiatan menyenangkan lainnya agar tidak mudah merasa jenuh. Dengan berbagai kegiatan tersebut, dapat mendorongnya untuk mengatur waktu sebaik mungkin.
Sungguh luar biasa prestasi yang diperoleh, tentunya untuk sampai di titik ini. Mahasiswa asal Tuban ini tak lepas dari seseorang yang memotivasi dirinya.
Penulis : Kartika Ningsih
Editor : Almas Lailatul M



