Ajang Dikti Kembali Dibuka, Kemendikbudristek Adakan 18 Macam Lomba di Tahun 2024

0
447
vecteezy.com

Tuban– Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali membuka Ajang Talenta Jenjang Pendidikan Tinggi (Ajang Dikti) pada 2024.

Ajang Dikti merupakan sebuah ajang kompetisi bagi para mahasiswa, baik dari Perguruan Tinggi Negri maupun Swasta. Kompetisi ini bertujuan untuk membina dan mengembangkan talenta peserta didik.

Ajang kompetisi tahun ini akan dimeriahkan dengan 18 Macam lomba dan terdapat 17 tuan rumah dalam kompetisi ini. Ajang talenta tingkat Nasional ini akan dilaksanakan secara luring (offline) dan seleksi wilayah dilaksanakan secara daring/hybrid sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pendaftaran terintegrasi diberlakukan dengan memperhatikan penyempurnaan mekanisme, sistem, dan aplikasi sesuai dengan hasil evaluasi tahun ini dan masukan terbaik yang telah disampaikan.

“Kami harapkan Ibu/Bapak dapat menunjuk petugas khusus/narahubung yang lebih lengkap untuk dapat mengkoordinasikan dan memantau proses pendaftaran. Alhamdulillah pada tahun 2023, berkat sistem pendaftaran terintegrasi kita dapat menghimpun lebih dari 1 (satu) juta data peserta didik potensial yang secara lebih dini dapat kita pindai bersama,” jelas Kepala Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi di dalam surat edaran yang dikeluarkan pada 05 Januari 2024.

“Database ini tentu saja sangat bermanfaat untuk pemetaan talenta, untuk input kebijakan dan program pembinaan lebih baik sekaligus menjamin data di dalam Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) lebih kuat lagi. Oleh karena itu, kami akan sangat  berterimakasih jika Ibu/Bapak dapat memberi perhatian yang lebih seksama terkait tahapan pendaftaran dan database ini,” imbuhnya.

Adapun pedoman ajang talenta 2024 sudah dapat dilihat dan diunduh melalui publikasi BPTI yaitu https://bpti.kemdikbud.go.id/ dan media publikasi Pusat Prestasi Nasional, yaitu https://pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id

Perubahan-perubahan tertentu pada beberapa aspek masih dimungkinkan terjadi karena perkembangan situasi dan kebijakan yang perlu diperhatikan bersama.

Penulis : Amaliya Syafitri

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini