Tuban – Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menggelar Sosialisasi dan Penggalian Ide Subproposal Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 di gelar di Hall Lantai 2 Gedung Rektorat Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban, pada Sabtu (14/2/2026) . Kegiatan ini menjadi tindak lanjut atas sosialisasi nasional yang sebelumnya dilaksanakan Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Wakil Rektor III Unirow, Suantoko, M.Pd., menegaskan bahwa PPK Ormawa harus menjadi momentum kebangkitan organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus.
“Selama ini PPK Ormawa kerap dipandang kurang menarik. Padahal program ini sangat mendukung pengembangan ormawa. Saat ini, ormawa dan UKM yang tidak mengikuti PPK Ormawa justru kalah gengsi,” ujarnya dalam sambutan.
Menurutnya, tren organisasi mahasiswa kini tidak lagi sebatas diklat, musyawarah, dan reorganisasi. Setiap ormawa didorong berkembang melalui program berbasis hibah. Dalam skema PPK Ormawa, setiap perguruan tinggi memiliki kesempatan memperoleh pendanaan hingga Rp30 juta per judul proposal.
“Setiap universitas punya jatah. Tinggal kita mau mengambil kesempatan ini atau tidak. Mulai hari ini saya menginginkan setiap UKM dan himpunan memiliki minimal satu judul,” tegasnya.
Unirow saat ini memiliki sekitar 2.700 mahasiswa dengan 32 organisasi kemahasiswaan. Suantoko mendorong kolaborasi antarormawa untuk menyusun proposal yang berdampak nyata, seperti pengembangan desa cerdas atau skema pemberdayaan lainnya.
Ia juga menekankan bahwa target tidak berhenti pada pendanaan semata, tetapi mampu berkompetisi di tingkat nasional. “Kami tidak akan diam. Kami akan tetap melayani dan mendampingi. Mohon ini direalisasikan,” imbuhnya.
PPK Ormawa sendiri bertujuan meningkatkan kapasitas organisasi kemahasiswaan, menguatkan hard skills dan soft skills mahasiswa, serta memberdayakan masyarakat desa atau kelurahan sesuai topik yang dipilih. Program ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi yang menekankan pentingnya pembelajaran melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler.
Adapun timeline PPK Ormawa Unirow 2026 dimulai dari sosialisasi pada 14 Februari, penyusunan subproposal hingga 7 Maret, seleksi internal pada 8–9 Maret, pengumuman 10 Maret, serta revisi dan unggah proposal pada 11–25 Maret 2026.
Dalam penyusunan proposal, mahasiswa diminta memilih dosen pendamping yang relevan dengan topik, menentukan desa mitra dengan permasalahan yang jelas, serta memastikan lokasi berada dalam radius maksimal 100 kilometer dari kampus. Setiap proposal wajib memuat judul, tim pelaksana, rencana anggaran, dosen pendamping, dan desa mitra.
Penulis : Nadia
Reporter : Musafaah Nafisa



