Pengen Jadi Jurnalis? ini 5 Langkah yang Perlu Kamu Tempuh saat Kuliah

0
533

 

(Cr: womenlead.magdalene.co)

Jurnalistik adalah sebuah kegiatan
pengumpulan dan penyebaran berita atau informasi mengenai suatu hal dan permasalahan
melalui media massa. Media massa yang digunakan dalam Jurnalistik bukan hanya
koran dan majalah saja, melainkan juga melalui internet seperti blog, berita televisi, serta siaran radio. Dalam Jurnalistik, Jurnalis
merupakan seorang yang bertugas untuk mengumpulkan serta menyebarkan berita
atau informasi. Menurut KBBI,
Jurnalis
adalah orang yang mengumpulkan dan menulis berita di media massa cetak maupun
elekronik.

Dalam dunia yang semakin canggih ini,
melihat berita dan informasi-informasi ter-update
sudah tidak perlu banyak mengeluarkan tenaga, pasalnya di handphone yang sehari-hari di genggam
sudah termuat semuanya, dan mungkin itu sudah menjadi hal yang lumrah atau
bahkan kamu sendiri sudah mengalaminya? Melihat berita dan
berbagai informasi hanya dengan
beberapa kali ketikan. Dengan hal tersebut tentunya akan menjadikan seorang  Jurnalis sangat terapresiasi di mata
masyarakat, atau dalam kata lainnya adalah ‘Keren’. Yah, menjadi seorang Jurnalis
buktinya bukan hanya membentuk keterampian menulis atau mencari berita, tetapi
menjadi Jurnalis juga bisa menaikan pandangan masyarakat terhadap diri
kamu.

Untuk mahasiswa yang sedang menempuh
pendidikan dengan hanya kuliah pulang-kuliah pulang (Kupu-kupu), apakah kamu
tidak tertarik untuk membasahi diri di dunia Jurnalistik? Dan menjadi Jurnalis
yang keren. Jika iya? Ini adalah lima langkah yang perlu kamu tempuh saat
kuliah:

1. Join LPM

Lembaga
Pers Mahasiswa (LPM) merupakan langkah pertamamu, untuk mendapatkan  julukan Jurnalis, yang pastinya di setiap
perguruan tinggi memiliki Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) LPM ini. UKM LPM adalah
salah satu wadah bagi kamu para mahasiswa  yang ingin menggali, mengembangkan
, dan menyalurkan bakat Jurnalistik.
Masuk LPM kamu tidak harus pandai menulis dan berbicara, cukup niat dan
semangat, karena pada LPM kamu tentunya akan diajarkan dari titik terendah cara
menjadi Jurnalis hingga mahir. Tentunya belajar dengan cara yang asik, dan
langsung terjun pada permasalahan atau kegiatan-kegiatan yang terjadi di
lingkup kampus,  atau bahkan luar kampus.
Dan bukan hanya belajar mengenai cara menulis berita, dengan mengikuti LPM kamu
juga akan diajari bagaimana mencari berita, menjadi reporter, berwawancara, mengedit,
ilmu retorika, ilmu
kejurnalistikan dengan baik, ilmu
bermedia massa, dan bahkan membuat Blog
pribadi yang dapat kamu kelola sendiri. Bukankah asik seperti itu? Maka dari
itu, langkah pertama yang sangat awal ini perlu kamu lakukan, karena akan
membantumu untuk kedepannya, dalam meraih salah satu mimpi, yakni menjadi Jurnalis.

2. Bangun Koneksi

Langkah
kedua adalah membangun koneksi, setelah kamu tergabung mengikuti LPM,
jaringannya bukan hanya lingkup kampus saja, biasanya banyak
perkumpulan-perkumpulan menulis dan acara lainnya di bidang Jurnalistik, yang
melibatkan banyak anggota seperti para alumni profesional dalam dunia berita,
orang-orang hebat lainnya yang penuh pengalaman.
Dari situlah kamu dapat memanfaatkan
situasi untuk membangun koneksi, dengan berkenalan dan bertukar ilmu mengenai Jurnalistik.
Ketika koneksimu sudah terbangun, informasi serta ilmu-ilmu baru tentang dunia Jurnalistik
akan mudah didapatkan, dan bahkan Job
menjadi Jurnalistik dengan upah, tetapi itu bisa diurus belakangan karena yang
penting adalah ilmu dan pengalaman yang didapat. Masa muda adalah masa
sengsara, untuk mengumpulkan ratusan juta permata pencerah dunia, apa itu? Ilmu.

3. Mengikuti Magang

Salah
satu program kerja LPM adalah melakukan magang, jadi ketika kamu sudah melewati
langkah pertama yakni Join LPM, maka pada langkah ketiga ini kamu tinggal
mengikuti arahan yang diberikan oleh penanggung
jawab (PJ) untuk program
magang di LPM. Namun jika tidak mengikuti LPM atau mungkin program kerja LPM di
kampusmu tidak mengadakan magang, maka kamu dapat mencari informasi mengenai
program magang di bidang Jurnalistik lainnya, yang sedang membuka kesempatan
untuk mahasiswa dapat magang di
tempat
tersebut.
Selain itu
kamu juga bisa menjadi salah satu kontributor dalam lembaga kepenulisan. Magang
sangat berpengaruh dalam proses pelatihan skill Jurnalistik, jadi sangat
dibutuhkan agar menjadi Jurnalis yang berpengalaman.

4. Aktif

Setelah
menguasai ilmu Jurnalistik, kamu harus mempertahankan agar ilmu tersebut tidak
hilang ditempa padatnya tugas kuliah. Cara paling manjur adalah dengan tetap
akti
f dalam organisasi LPM,
mengikuti perkembangan dan melaksanakan tugas-tugas yang didapatkan. Dan jika
memungkinkan, kamu juga bisa ikut komunitas atau organisasi lain di luar kampus
yang menaungi dunia Jurnalistik.

5. Konsisten dan Jangan
Malas

Langkah
kelima atau yang terakhir adalah tetap konsisten dan jangan malas, maksudnya
adalah tetap pada motivasi utama untuk menjadi Jurnalis, ketika kamu mulai
tidak menulis, tidak mencari dan tidak menyebarkan berita, maka satu langkah k
ecilmu untuk mundur dari
dunia Jurnalistik. Maka dari itu, inilah beberapa cara agar kamu (mahasiswa)
tidak malas dan terus konsisten dalam dunia Jurnalistik:

Cara anti malas dan konsisten dalam dunia jurnalistik

1.
Jangan
menunda untuk menulis, jika kamu punya ide langsung tulis, jika kamu sudah
selesai mewawancarai langsung tulis, lalu edit dan serahkan kepada piminan
redaksi untuk selanjutnya diterbitkan atau diunggah dalam media massa. Dan terakhir
kamu akan bangga karena tulisanmu telah dibaca oleh lebih dari 100 orang.

2. Seimbangkan antara tugas
kuliah dan tugas Jurnalis. ini memang terlihat sangat sulit, namun jika kamu
bisa mengatur waktumu ketika ada tugas kerjakan, ada tugas kerjakan, ada tugas
kerjakan, tidak menumpuk, dan hal menyeimbangkan tugas kuliah dengan Jurnalistik
akan teratasi.

3. Ikuti perkembangan LPM,
dengan mengikuti perkembangan LPM kamu tidak akan ketinggalan mengenai berita ter-update yang dapat kamu ikut sertai, serta
agar kamu tidak mudah bosan hanya melakukan itu-itu saja dalam tugasmu.

4. Jaga hubungan baik dengan
senior, hal ini akan menjadikanmu untuk mengikuti gerak senior lebih dekat, misalnya
jika ada kunjungan-kunjungan atau liputan ke tempat ekstrim kamu dapat ikut dan menambah rasa tertantangmu dalam
menjadi Jurnalis.

5. Coba untuk membuat akun Blog sendiri di internet, dan
mengisinya dengan informasi-informasi unik yang kamu punya.

6. Lakukan kebiasaan menulis
satu paragraf setiap hari, menulis tentang apapun dan berlanjut, bisa menulis
cerita pendek, menulis kisah hidup diri sendir
i, yang penuh drama? Menulis tentang orang
yang kamu suka, menulis kehaluanmu, mimpimu, patah hatimu dan yang lainnya.
karena hal tersebut akan menjadikanmu lebih terbiasa untuk mengolah kata-kata
dalam pikiran menjadi tulisan, selain itu kamu juga dapat merasakan kebiasaan
menulis berita dengan menyenangkan tanpa rasa malas, karena telah terbiasa
menulis setiap harinya.

7. Berbicara sendiri di
depan kaca, selain mengurangi rasa bosan, hal tersebut  akan membuatmu lebih percaya diri dan fasih
dalam berkata-kata melalui mulut, dan akan membantu untuk menjadi reporter yang
handal dan atau pembicara podcast di
radio yang penuh percaya diri.

8. Jika kamu suka dalam jasa
pengeditan majalah, kamu dapat mencoba untuk membuka usaha editing,
seperti edit undangan, cover-cover, spanduk, dan lainnya. Yang pastinya akan
menambah skill edit, serta tidak
bosan dalam pengeditan karena dapat bernilai uang.

Itulah,
lima langkah yang harus kamu lalui untuk menjadi seorang Jurnalis, serta
beberapa cara agar kamu dapat menjadi seorang Jurnalis yang keren. Untuk
memulai menjadi seorang Jurnalis, tidak diutamakan yang memiliki kepandaian
dalam berbicara, menulis atau mengedit, tetapi dia yang mau dan ingin, dia yang
memiliki niat, motivasi dan semangat yang tinggi. Sebab motivasi dan rasa
kemauan yang tinggi, akan menuntun penjalanan untuk berlatih, sedangkan
keahlian saja tidak akan berkembang jika tidak ada motivasi dan niat untuk
mengembangkannya. Dan semoga, kamu adalah orang 
yang memiliki niat dan motivasi itu. Terima kasih sudah membaca hingga
titik ini, semoga tulisan ini bermanfaat. And
finaly, see you in the next paragraph
.

Penulis: Dina Afiya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini