Tentu tidak asing bukan dengan kata Valentine? khususnya dikalangan anak muda. Hari Valentine adalah hari kasih sayang, momentum bagi sepasang kekasih yang saling mencintai tepatnya dirayakan setiap tanggal 14 Februari.
Banyak sepasang kekasih yang berbodong-bondong memberi ucapan bahkan saling bertukar hadiah. Meskipun hanya hadiah kecil, mampu merangsang letupan-letupan dalam hati orang yang disayangi berdebar kencang loh. Namun, pernahkah kamu bertanya-tanya mengapa Hari Valentine itu di rayakan tiap tahun sebagai bentuk perayaan cinta?
5 Fakta Menarik Hari Valentine yang dirayakan oleh seluruh dunia.
1. Bentuk Jiwa yang Murni
Mengapa Hari Valentine dilambangkan dengan bentuk hati merah? Sebenarnya bentuk hati di Hari Valentine diumpamakan dengan perasaan antara dua pasangan yang murni dan suci. Perasaan tulus yang timbul dan menetap dalam hati.
Sedangkan warna merah merupakan warna yang dianggap paling romantis juga perlambangan dari perasaan cinta. Namun bukan berarti hari Valentine hanya dirayakan oleh sepasang kekasih saja loh. Hari Valentine dapat dirayakan dengan siapapun orang yang kamu sayangi.
2. Bunga Mawar Merah dan Coklat
Selain Hari Valentine dilambangkan dengan bentuk hati, Hari Valetine identik dengan coklat dan Bunga mawar loh. Awal mulanya berasal dari gagasan Richard Cadbury yang memperkenalkan hadiah sekotak coklat pada tahun 1868 untuk diberikan kepada orang yang disayangi. Namun banyak juga yang berpendapat bahwa pemberian coklat ini dimulai dari budaya masyarakat Eropa sebagai kudapan khusus untuk orang yang tersayang pada tahun 1415 dan berlangsung hingga saat ini.
Selain itu Bunga Mawar Merah juga simbol dari Hari Valentine. Kembali pada legenda yang menyatakan bahwa bunga mawar merupakan bunga favorit Dewi Venus, yaitu Dewi Cinta. Sehingga disebut perlambangan dari perasaan yang kuat akan cinta.
Sehingga dengan menghadiahkan Coklat disertai Bunga Mawar Merah pada pasangannya sudah menjadi kebiasaan dan menjadikan bukti ketulusan cinta. Selain Mawar merah bentuk cinta juga dilambangkan dengan Mawar berwarna merah muda, ungu maupun putih.
3. Pasangan Romantis dan Mitosnya
Dari pendapat beberapa orang, Valentine dirayakan dengan cara makan malam romantis ataupun menghabiskan waktu bersama. Sedangan komentar lainnya, Untuk pria maupun wanita lajang Hari Valentine dirayakan sebagai hari mencari jodoh dan waktu kencan yang paling tepat. Sehingga Hari Valentine menjadi hari favorit untuk berjalan bersama pasangan atau pun seseorang yang anda sukai.
4. Mengapa Hari Valentine diadakan tiap 14 Februari
Berdasarkan situs History, Hari Valentine berasal dari kisah seorang pendeta di Roma pada abad ke-3 dikenal sebagai Santo (St.) Valentine. Pada masa itu, Kaisar Claudius II mengeluarkan larangan pernikahan bagi para pria muda. Ia berpendapat bahwa pria lajang akan menjadi prajurit yang lebih baik daripada mereka yang telah menikah dan memiliki keluarga.
Namun, Pendeta St. Valentine menolak kebijakan Kaisar Claudius II karena dianggap tidak adil. Dengan rahasia, Valentine mengadakan prosesi pernikahan untuk pasangan muda, yang akhirnya diketahui oleh Claudius. Akibat perbuatannya, Valentine dihukum mati pada tanggal 14 Februari 270 Masehi. Kematian St. Valentine tersebut kemudian dijadikan sebagai perayaan Hari Valentine setiap tahunnya tiap 14 Februari.
5. Surat Untuk Juliet
Siapa yang tak mengetahui kisah cinta romantis dan tragis antara Romeo dan Juliet?
Kisah ini berkaitan dengan Hari Valentine yang umumnya dirayakan tiap 14 Februari. Setiap Hari Valentine, di tempat tersebut akan menerima sekitar 1.000 surat yang ditujukan khusus pada Juliet untuk menyatakan mengenai kisah cinta tragis mereka. Surat itu berasal dari berbagai fans Shakespeare yang ada di seluruh dunia khususnya yang berada di area Eropa.
Nah, itulah beberapa fakta menarik Hari Valentine yang dirayakan setiap 14 Februari.
Apakah kamu juga merayakannya dengan pasanganmu? Jangan lupa rayakan dengan penuh kegembiraan, berikan coklat dan bunga Mawar pada pasanganmu. Buatlah kesan yang indah untuk dikenang yah. Happy Valentine Day (Meilany Kusuma A)



